Viral Asap Putih di Jalan Raya Bogor Depok, Ternyata Gegara Kabel PJU
adainfo.id – Asap putih yang keluar dari dalam tanah di tepi Jalan Raya Bogor, tepatnya di seberang Woody Ice Cream, Cilodong, Kota Depok, Minggu (18/01/2026) malam, dipastikan bukan berasal dari gas alam, melainkan akibat korsleting kabel tanam Penerangan Jalan Umum (PJU).
Fenomena tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial setelah video kepulan asap putih viral.
Sejumlah warganet bahkan berspekulasi adanya kebocoran pipa gas atau sumber gas alam dari dalam tanah.
Namun, hasil pengecekan di lapangan memastikan penyebab asap putih tersebut berasal dari instalasi listrik PJU yang sudah berusia puluhan tahun.
Kabel PJU Usia Puluhan Tahun Alami Korsleting
Pada Senin (19/01/2026), teknisi PJU dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok terlihat melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Proses evakuasi dilakukan dengan memutus kabel tanam yang mengalami korsleting.
Kemudian menutup ujung kabel menggunakan selotip khusus untuk menghindari risiko lanjutan.
Teknisi PJU Dishub Depok, Agus Nursalim, menjelaskan bahwa korsleting terjadi akibat faktor usia kabel yang sudah sangat lama terpasang.
“Untuk faktornya itu kan kabel tersebut sudah dipasang dari tahun 2002 atau 2003 ya,” ucap Agus.
Ia menambahkan, selain faktor usia, lokasi kabel yang berada di area lalu lintas kendaraan turut mempercepat kerusakan.
“Mungkin karena usia atau mungkin ini kan tepatnya di keluar masuk motor ya, depan cuci mobil ya, jadi sering keinjek mungkin jadi kabel kita jadi rusak, gitu faktornya,” ungkapnya.
Instalasi Kabel Akan Dialihkan ke Jalur Udara
Pasca kejadian, Dishub Depok memastikan bahwa instalasi kabel PJU di titik tersebut tidak lagi menggunakan sistem kabel tanam.
Ke depan, jaringan PJU akan dialihkan ke jalur udara guna meminimalkan risiko korsleting serupa.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan kelistrikan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di kawasan padat lalu lintas seperti Jalan Raya Bogor.
Agus juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mendekati lokasi jika menemukan indikasi korsleting listrik di ruang publik.
“Yang terpenting, kalau ada setrum jangan mendekat, lebih baik kita cari aman dulu, kalau bisa ya dikasih tanda biar yang lain itu juga tidak mendekat,” tutupnya.
Warga diminta segera melapor ke pihak berwenang seperti PLN, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), atau petugas PJU setempat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan aman.











