Viral Warga Bekasi Curhat Kebanjiran, KDM Tegur Developer

YAD
Tangkap layar kondisi perumahan di Bekasi kebanjiran dan warga mengandu ke Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau KDM (Foto: Instagram/ dedimulyadi71)

adainfo.id – Curah hujan yang terus mengguyur wilayah Jabodetabek kembali memicu banjir di sejumlah daerah.

Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi salah satu wilayah yang terdampak dengan air menggenangi permukiman warga.

Keluhan warga Bekasi pun viral di media sosial setelah sebuah video diunggah melalui akun TikTok @adiminee pada Kamis (22/01/2026).

Dalam video tersebut, perekam menyampaikan kekesalannya karena banjir disebut terjadi berulang kali, bahkan hingga dua kali dalam sepekan.

Dalam rekaman itu, warga tersebut secara langsung menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dengan nada emosional.

“Lihat rumah gue kebanjiran lagi. Harapan Indah parah. Perumahan yang lama kagak diurusin,” ucapnya dalam video yang viral pada Jumat (23/01/2026).

Banjir Disebut Datang Berulang, Warga Minta Perhatian

Warga tersebut mengaku dampak banjir bukan hanya kerugian materi, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam.

Ia menuturkan bahwa keponakannya yang meninggal dunia harus dievakuasi menggunakan perahu oleh tim penyelamat akibat banjir.

“Kemarin ponakan gue meninggal, diangkut pakai rescue, pakai Tim SAR. Masa iya seminggu dua kali banjir,” ujarnya sambil meminta pertolongan.

Unggahan tersebut pun memancing empati warganet dan menjadi sorotan publik karena menggambarkan kondisi banjir yang berulang di kawasan perumahan.

Dalam video lanjutan, perekam menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan KDM secara langsung.

Ia menyebut hanya berharap adanya respons dan tanggung jawab dari pihak pengembang perumahan.

Ia juga membagikan tangkapan layar pernyataan dari developer yang menyebutkan bahwa pemeliharaan lingkungan kini menjadi kewenangan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pernyataan tersebut justru memicu reaksi publik, karena warga menilai pengembang lepas tangan atas persoalan banjir di kawasan yang mereka bangun.

KDM Sentil Developer Perumahan

Menanggapi video viral tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons tegas melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71 pada Jumat (23/01/2026).

“Yth para developer perumahan, silakan temui para konsumen Anda dan mari duduk bersama dengan pemerintah untuk mencari solusi. Bukankah salah satu promo saat penjualan adalah ‘bebas banjir’?” tulis KDM.

KDM menilai banyak perumahan di Bekasi yang kini terdampak banjir justru sebelumnya dipromosikan sebagai kawasan aman dan bebas genangan.

Dalam pernyataan videonya, KDM meminta para pengembang untuk lebih bertanggung jawab terhadap konsumen lama, bukan hanya fokus mengurus perizinan proyek baru.

“Yang paling prihatin, saat warga kebanjiran, developernya tidak pernah datang menemui konsumennya. Mereka lebih sibuk mengajukan izin baru,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan banjir harus dilakukan bersama dan tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.

“Jangan semua dibebankan kepada pemerintah. Saat mengembangkan perumahan, developer pasti sudah mendapatkan keuntungan. Maka tanggung jawab sosial juga harus dijalankan,” pungkas KDM.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *