Wali Kota Depok Dukung Penggunaan Mesin Insinerator di 2025
Adainfo.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengonfirmasi bahwa mesin insinerator akan tetap beroperasi pada tahun 2025 untuk membantu mengurangi masalah sampah di kota ini.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menegaskan bahwa mesin insinerator akan mulai beroperasi di Kota Depok pada tahun 2025.
Idris menambahkan bahwa berbagai pihak telah menguji penggunaan mesin insinerator tersebut melalui berbagai studi dan survei oleh berbagai pihak.
Selain itu, di Depok, wilayah lain yang sudah menggunakan insinerator adalah Banyumas dan sudah mendapat pengakuan dunia karena merupakan produk luar negeri.
Perbaiki Kekurangan Awal Insinerator
Wali Kota Depok mengakui bahwa awal penggunaan insinelator terdapat pro dan kontra terkait penggunaan insinerator, seperti halnya di Banyumas yang pada awal pengoperasiannya terdapat beberapa kekurangan, namun setelah 3-4 tahun beroperasi, mesin insinerator telah mengalami perbaikan.
Kapasitas dan Sertifikasi Insinerator
Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Ardan, menambahkan bahwa Pemkot Depok akan menggunakan mesin insinerator yang cukup besar, sehingga mampu mengolah 20 ton sampah per hari.
Ardan juga menegaskan bahwa alat ini telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, menunjukkan bahwa insinerator tersebut memenuhi standar yang ditetapkan dan dapat mengolah berbagai jenis sampah.
Warga Sempat Menolak Insinerator
Sebelumnya, Pemkot Depok telah mengoperasikan dua alat pemusnah sampah yang berada Unit Pengelolaan Sampah (UPS) di Jalan Merdeka. Alat tersebut mampu mengelola sampah hingga 30 ton perhari.
Meski demikian, sejumlah warga menolak keberadaan mesin insinerator di lokasi tersebut karena berdampak terhadap sisi lingkungan dan kesehatan.