Ruang Berkembang untuk Komika, AdaTawa Season 2 Tuai Antusiasme Tinggi
adainfo.id – Antusiasme komika mewarnai pelaksanaan audisi AdaTawa Season 2 yang digelar di SURASPACE, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (05/06/2026) malam.
Tingginya antusias peserta yang hadir menunjukkan semakin besarnya kebutuhan para pelaku stand up comedy terhadap ruang yang mampu mendukung pengembangan bakat, kreativitas, dan kemampuan tampil di atas panggung.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan komunitas Stand Up Indo Citeureup tersebut menjadi salah satu wadah bagi komika untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kualitas materi yang mereka miliki.
Owner sekaligus penggagas AdaTawa, Jennudin, menilai tingginya minat peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan stand up comedy.
Menurutnya, para komika membutuhkan ruang yang konsisten untuk belajar, tampil, dan berkembang.
“Antusias teman-teman komika di Citeureup sangat luar biasa. Bahkan, ada yang datang dari Cibarusah,” ujar Jennudin.
Menurutnya, ramainya peserta yang hadir menjadi bukti bahwa komunitas stand up comedy membutuhkan program yang dapat memberikan kesempatan tampil sekaligus meningkatkan kemampuan para komika secara berkelanjutan.
“Ini menunjukkan para komika memang membutuhkan wadah seperti AdaTawa untuk berlatih, berkembang, dan terus mengasah kemampuan mereka,” katanya.
AdaTawa Jadi Wadah Pengembangan Talenta Komika
Perkembangan stand up comedy yang semakin pesat membuat kebutuhan terhadap ruang berekspresi dan kompetisi juga terus meningkat.
Banyak komika muda yang aktif mengikuti open mic dan kegiatan komunitas, namun belum memiliki banyak kesempatan untuk tampil dalam ajang kompetitif yang terstruktur.
Melalui AdaTawa Season 2, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan juri dan sesama komika.
Selain menjadi ajang pencarian bakat, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar yang dapat membantu peserta memahami kekuatan maupun kelemahan materi yang mereka bawakan.
Jennudin menjelaskan bahwa rangkaian audisi AdaTawa Season 2 dilaksanakan melalui kolaborasi dengan empat komunitas stand up comedy di berbagai wilayah.
Konsep tersebut dilakukan agar semakin banyak talenta daerah yang mendapatkan kesempatan untuk ikut serta.
Setelah pelaksanaan audisi di wilayah Bogor dan Citeureup, agenda berikutnya akan dilanjutkan bersama komunitas Stand Up Indo Kota Depok.
Perebutan Tiket Menuju Semifinal
Persaingan dalam AdaTawa Season 2 dipastikan berlangsung ketat karena peserta yang lolos akan diseleksi secara bertahap hingga menuju babak puncak.
Jennudin menjelaskan bahwa seluruh peserta yang mengikuti audisi akan melalui proses penjurian untuk menentukan komika terbaik yang layak melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Setelah seluruh rangkaian audisi selesai, kami akan memilih 16 komika terbaik untuk tampil di babak semifinal,” jelas Jennudin.
Sebanyak 16 komika terpilih nantinya akan kembali bersaing di babak semifinal.
Dari tahapan tersebut, hanya empat peserta terbaik yang berhak melaju ke grand final AdaTawa Season 2.
“Dari semifinal nanti akan dipilih empat komika terbaik yang berhak tampil di grand final AdaTawa Season 2,” lanjutnya.
Format kompetisi tersebut diharapkan mampu menghasilkan komika-komika berkualitas yang siap bersaing di panggung yang lebih luas.
Diminati Hingga Luar Jabodetabek
Meski saat ini pelaksanaan audisi masih difokuskan untuk komunitas internal dan kawasan Jabodetabek, minat terhadap AdaTawa terus menunjukkan peningkatan.
Jennudin mengungkapkan bahwa sejumlah komika dari berbagai daerah telah menyampaikan keinginan agar audisi serupa digelar di wilayah mereka.
Menurutnya, komika dari Bekasi, Jakarta, hingga Surabaya mulai menunjukkan ketertarikan terhadap program tersebut.
Hal ini menjadi indikator bahwa AdaTawa mulai dikenal sebagai salah satu ajang pengembangan talenta stand up comedy yang diminati komunitas.
Meski demikian, penyelenggara masih akan memprioritaskan penguatan program di kawasan Jabodetabek sebelum melakukan ekspansi ke wilayah lain.
Dorong Komika Aktif Berlatih dan Tampil
Selain mencari talenta baru, AdaTawa Season 2 juga diharapkan dapat mendorong para komika untuk semakin aktif mengikuti kegiatan open mic yang rutin diselenggarakan komunitas.
Menurut Jennudin, kualitas seorang komika tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh konsistensi dalam berlatih dan keberanian tampil di hadapan penonton.
Melalui kompetisi seperti AdaTawa, para komika dapat memperoleh pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas materi, membangun kepercayaan diri, dan memperkuat kemampuan panggung mereka.
“Harapan saya, komika-komika yang ikut AdaTawa bisa berkembang dan suatu saat mampu bersaing hingga ke tingkat nasional,” tuturnya.
Popularitas AdaTawa yang terus meningkat juga mulai menarik minat masyarakat umum yang sebelumnya belum bergabung dengan komunitas stand up comedy.
Banyak di antaranya kini mulai tertarik mengikuti kegiatan komunitas agar memiliki kesempatan untuk tampil dan mengikuti audisi pada musim berikutnya.
“Sekarang bahkan banyak orang yang sebelumnya belum bergabung dengan komunitas stand up mulai tertarik masuk komunitas agar bisa mengikuti audisi,” pungkasnya.












