Kemendikdasmen Perpanjang Beasiswa Untuk Guru, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

ARY
Guru sedang mengajar murid di sekolah. (Foto: Odua Images)

adainfo.id – Kabar baik bagi para guru yang belum sempat mendaftar program peningkatan kualifikasi akademik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperpanjang masa pendaftaran program Pemenuhan Kualifikasi Akademik (S1/D4) bagi guru hingga 19 Juni 2026.

Perpanjangan waktu tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik sarjana atau diploma empat untuk mengikuti program bantuan pendidikan yang disiapkan pemerintah.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.

Pendaftaran beasiswa S1 guru 2026 dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Pemenuhan Kualifikasi Akademik (SIPKA) Guru yang dapat diakses melalui laman resmi Kemendikdasmen.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemenuhan kualifikasi akademik guru sesuai amanat peraturan perundang-undangan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Beasiswa S1 Guru 2026 Sasar 150 Ribu Pendidik

Pada tahun 2026, Kemendikdasmen menargetkan sebanyak 150 ribu guru menerima manfaat program beasiswa S1/D4.

Jumlah tersebut menjadikan program ini sebagai salah satu bantuan pendidikan terbesar yang diberikan kepada tenaga pendidik di Indonesia.

Pendaftaran yang berlangsung pada Juni 2026 merupakan gelombang ketiga pelaksanaan program.

Melalui skema ini, guru yang belum memiliki gelar sarjana diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan biaya dari pemerintah.

Program tersebut dirancang agar para guru dapat meningkatkan kompetensi akademik tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagai pendidik.

Selain memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, program ini juga diharapkan mampu mempercepat pemenuhan standar kualifikasi guru di berbagai daerah.

Terdapat Jalur Afirmasi dan Jalur Reguler

Kemendikdasmen membagi penerima bantuan ke dalam dua kategori, yakni jalur afirmasi dan jalur reguler.

Jalur afirmasi diperuntukkan bagi guru berusia 47 hingga 55 tahun. Pada jalur ini, peserta akan menempuh pendidikan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Melalui skema tersebut, pengalaman mengajar yang dimiliki guru akan diakui sebagai bagian dari capaian pembelajaran.

Sistem RPL memungkinkan pengakuan hingga 100 SKS dari total kebutuhan studi.

Sebagaimana diketahui, program sarjana atau diploma empat umumnya membutuhkan sekitar 144 SKS untuk dinyatakan lulus.

Dengan adanya pengakuan 100 SKS melalui RPL, peserta hanya perlu menyelesaikan 44 SKS yang dapat ditempuh dalam dua semester.

Sementara itu, jalur reguler ditujukan bagi guru yang berusia di bawah 47 tahun.

Peserta pada jalur ini akan menjalani pendidikan selama dua hingga empat semester, tergantung jumlah SKS yang berhasil direkognisi.

Penerima bantuan pada jalur reguler juga akan memperoleh dukungan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester untuk membantu pembiayaan kuliah selama masa studi berlangsung.

Syarat Daftar Beasiswa Guru 2026

Agar dapat mengikuti program ini, calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan Kemendikdasmen.

Persyaratan umum meliputi guru ASN maupun non-ASN yang memiliki pendidikan terakhir paling rendah SMA atau sederajat.

Peserta juga harus memiliki pengalaman yang relevan dan dapat diakui sebagai capaian pembelajaran sesuai program studi yang dipilih.

Usia peserta maksimal 55 tahun dan belum memiliki kualifikasi akademik S1 atau D4 berdasarkan data yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Calon peserta juga harus berstatus aktif mengajar pada satuan pendidikan atau menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pendaftar tidak boleh sedang terdaftar sebagai mahasiswa di perguruan tinggi mana pun.

Untuk dokumen yang harus dipersiapkan, peserta wajib mengunggah ijazah terakhir, KTP, surat keputusan mengajar pertama dan terakhir, surat pembagian tugas mengajar, surat izin dari kepala sekolah atau ketua yayasan bagi sekolah swasta, serta pakta integritas.

Seluruh dokumen harus dipersiapkan dengan baik agar proses verifikasi dapat berjalan lancar.

Cara Daftar Beasiswa Guru Melalui SIPKA

Pendaftaran dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Pemenuhan Kualifikasi Akademik Guru atau SIPKA.

Calon peserta terlebih dahulu mengakses laman resmi SIPKA Guru Kemendikdasmen.

Setelah itu peserta memilih menu pendaftaran atau login menggunakan akun Dapodik yang dimiliki.

Selanjutnya peserta diminta melengkapi data profil dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang diperlukan.

Dokumen harus berformat PDF dengan ukuran maksimal 2 MB sesuai ketentuan sistem.

Setelah seluruh data terisi dan dokumen terunggah, peserta dapat melakukan submit pendaftaran.

Kemendikdasmen mengingatkan agar seluruh data diperiksa kembali sebelum dikirim karena data yang telah diverifikasi tidak dapat diubah.

Peserta juga disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala pada akun SIPKA masing-masing.

Langkah ini penting untuk mengetahui hasil verifikasi serta melakukan perbaikan apabila terdapat dokumen atau data yang perlu dilengkapi.

Jadwal Penting yang Harus Diperhatikan

Perpanjangan masa pendaftaran hingga 19 Juni 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi guru yang memenuhi syarat untuk mengikuti program ini.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, proses verifikasi pendaftaran oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) berlangsung sejak 1 Mei hingga 10 Juni 2026.

Selanjutnya peserta diberikan kesempatan melakukan perbaikan data dan dokumen pada periode 11 hingga 14 Juni 2026.

Tahap verifikasi ulang oleh UPT dilaksanakan pada 15 hingga 19 Juni 2026 yang sekaligus menjadi batas akhir rangkaian pendaftaran program beasiswa S1 guru 2026.

Melalui program pemenuhan kualifikasi akademik ini, pemerintah berharap semakin banyak guru yang memiliki kesempatan meningkatkan jenjang pendidikan formal.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *