Lokasi Strategis di Depok Ini Terlihat Kumuh, Genangan Mengendap Bikin Warga Gregetan

AZL
Genangan air di pintu barat Stasiun Depok Baru dengan kondisi drainase tersumbat, Senin (15/06/26). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Genangan air berwarna hitam di kawasan pintu barat keluar Stasiun Depok Baru, Kota Depok kembali menjadi sorotan warga.

Kondisi tersebut telah berlangsung lama dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meski lokasi itu merupakan salah satu titik srategis yang setiap hari dilalui ribuan pengguna transportasi umum.

Air yang menggenang hampir setiap hari itu tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap, menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta menghambat aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan stasiun.

Warga menyebut persoalan genangan di area tersebut sudah terjadi lebih dari satu tahun tanpa penanganan yang dinilai tuntas.

Bahkan, kondisi itu tidak hanya muncul saat hujan turun, tetapi juga pada saat cuaca cerah.

Penyumbatan saluran drainase diduga menjadi penyebab utama air tidak dapat mengalir dengan baik, sehingga terus mengendap di lokasi yang sama.

Rahmat (30), warga sekitar, mengatakan genangan tersebut sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat yang tinggal maupun melintas di kawasan itu.

“Sudah setahun lebih. Bahkan saat tidak hujan pun airnya tetap ada karena saluran got sudah mampet,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/06/2026).

Menurut warga, kondisi ini menunjukkan bahwa permasalahan tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, melainkan sistem drainase yang sudah tidak berfungsi optimal.

Drainase Diduga Tak Berfungsi Optimal

Berdasarkan pantauan di lapangan, air dari berbagai sumber seperti kawasan perdagangan, permukiman, hingga area sekitar stasiun terus mengalir menuju saluran utama.

Namun, saluran tersebut diduga mengalami penyumbatan sehingga tidak mampu menampung dan mengalirkan air secara normal.

Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan membentuk genangan yang sulit surut dalam waktu singkat.

Selain mengganggu mobilitas warga, kondisi ini juga menimbulkan kesan kumuh di salah satu kawasan transportasi penting di Kota Depok.

Bagi sebagian pengguna stasiun, pemandangan tersebut menjadi hal yang sangat disayangkan karena berada di area strategis yang menjadi wajah kota bagi pendatang.

Bau Menyengat dan Ancaman Kesehatan

Genangan air yang berwarna kehitaman juga menimbulkan aroma tidak sedap yang kerap dikeluhkan warga maupun pengguna transportasi umum yang melintas di kawasan tersebut.

Selain itu, kondisi air yang tergenang dalam waktu lama membuat kawasan tersebut menjadi tempat ideal bagi berkembangnya nyamuk.

“Nyamuknya yang paling parah. Kalau beberapa hari panas dan air tetap menggenang, telur-telur nyamuk menetas. Anak-anak sampai kulitnya merah-merah dan mengalami alergi,” kata Rahmat.

Warga mengaku khawatir kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), infeksi kulit, hingga gangguan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan buruk.

Kekhawatiran itu semakin besar karena lokasi genangan berada di dekat permukiman padat penduduk serta jalur aktivitas masyarakat yang setiap hari ramai dilalui.

Dampak ke Aktivitas Ekonomi Warga

Selain berdampak pada kesehatan, genangan air di sekitar Stasiun Depok Baru juga mulai memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Sejumlah pelaku usaha kecil seperti warung kopi dan warung kelontong mengaku terdampak oleh kondisi lingkungan yang tidak nyaman.

Bau tidak sedap serta pemandangan genangan air membuat sebagian pelanggan merasa kurang nyaman saat beraktivitas di sekitar lokasi.

Hal ini secara tidak langsung memengaruhi tingkat kunjungan dan aktivitas ekonomi harian warga yang menggantungkan penghasilan dari usaha di sekitar stasiun.

Warga Sudah Lakukan Upaya Swadaya

Warga sekitar mengaku sempat melakukan berbagai upaya mandiri untuk mengurangi dampak genangan.

Salah satunya dengan membuat jalur aliran kecil agar air tidak terlalu menumpuk di satu titik.

Namun, upaya tersebut tidak memberikan hasil maksimal karena hanya mengalihkan aliran air ke area lain tanpa menyelesaikan akar masalah.

“Yang jelas genangannya tidak pernah kering,” ujar Rahmat.

Kondisi ini membuat warga menilai diperlukan penanganan yang lebih serius dari pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.

Desakan Normalisasi Drainase

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan langkah konkret seperti normalisasi drainase, pembersihan saluran air, serta pengecekan menyeluruh terhadap sistem pembuangan di kawasan tersebut.

Penanganan jangka panjang dinilai penting agar masalah serupa tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas warga.

Selain itu, perbaikan infrastruktur drainase juga dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan yang menjadi salah satu pintu masuk utama Kota Depok.

“Harapannya pemerintah cepat tanggap. Saluran harus dicek dan dinormalisasi supaya lingkungan kembali bersih, sehat, dan nyaman bagi warga maupun pengguna stasiun,” katanya.

Hingga kini, warga masih menantikan adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk menangani genangan yang sudah berlangsung lama tersebut.

Mereka berharap perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menyelesaikan akar persoalan agar kawasan Stasiun Depok Baru kembali bersih, sehat, dan layak sebagai salah satu wajah utama kota bagi masyarakat maupun pendatang yang melintas setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *