Jalan Amblas di Lenteng Agung, Petugas Pasang Pelat Besi Cegah Longsor Susulan

ARY
Kondisi jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jum'at (29/05/26). (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Aktivitas perbaikan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mulai dilakukan setelah kerusakan saluran di bawah badan jalan memicu amblesnya akses utama penghubung kawasan tersebut.

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan langsung mengerahkan satu unit ekskavator ke lokasi guna mempercepat proses pengangkatan material dan puing jalan yang amblas.

Penanganan dilakukan sejak Jumat (29/05/2026) pagi setelah kerusakan diketahui terjadi pada Kamis (28/05/2026) malam.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono mengatakan, amblasnya jalan dipicu kondisi saluran penghubung (Phb) dari Universitas Indonesia (UI) menuju aliran Kali Ciliwung yang tidak lagi mampu menahan tekanan akibat material yang terus tergerus aliran air.

“Kejadian terjadi semalam dan kami langsung melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait,” paparnya dikutip, Jumat (29/05/2026).

Menurut Sartono, kerusakan yang terjadi cukup besar karena bagian saluran yang terdampak memiliki kedalaman dan lebar sekitar tiga meter.

Sementara itu, panjang area saluran yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 16 meter sehingga membutuhkan penanganan bertahap untuk menghindari longsoran lanjutan.

Pelat Besi Dipasang untuk Cegah Longsor Susulan

Petugas di lapangan juga memasang pelat besi pada area yang terdampak guna menjaga stabilitas jalan sementara waktu.

Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan yang masih melintas tidak menambah beban berlebih pada bagian jalan yang berada tepat di atas saluran rusak.

“Area yang terdampak cukup panjang, kami memasang pelat besi untuk menahan beban kendaraan yang melintas agar tidak terjadi longsoran susulan di dalam saluran,” jelasnya.

Pemasangan pelat besi dinilai penting karena Jalan Raya Lenteng Agung menjadi salah satu akses utama yang cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.

Selain untuk menjaga keamanan pengguna jalan, langkah tersebut juga dilakukan agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tidak terganggu total selama proses perbaikan berlangsung.

Petugas gabungan dari Sudin SDA bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi tanah dan badan jalan di sekitar lokasi amblas.

Saluran Rusak Jadi Penyebab Jalan Amblas

Sartono menjelaskan, kerusakan terjadi pada saluran penghubung yang mengalirkan air dari kawasan Universitas Indonesia (UI) menuju Kali Ciliwung.

Kondisi struktur saluran yang terus tergerus air dalam jangka panjang menyebabkan bagian bawah jalan kehilangan daya dukung hingga akhirnya amblas.

Menurutnya, intensitas aliran air yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor utama kerusakan saluran tersebut.

Selain itu, beban kendaraan yang terus melintas di atas jalan juga mempercepat terjadinya penurunan struktur tanah pada area terdampak.

Petugas kini fokus melakukan pembongkaran material rusak sebelum melanjutkan proses perbaikan permanen pada saluran penghubung tersebut.

Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi saluran berada tepat di bawah akses jalan utama warga.

Bina Marga Siapkan Pengaspalan Ulang

Setelah proses perbaikan saluran selesai dilakukan oleh Sudin SDA, penanganan akan dilanjutkan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan untuk melakukan pengaspalan ulang jalan.

Sartono menyebut koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar proses pemulihan jalan dapat berjalan lebih cepat.

“Sebenarnya kemarin jalan sudah sempat diaspal oleh Bina Marga. Namun, karena ini merupakan satu-satunya akses jalan, kendaraan sudah melintas sebelum aspal benar-benar kering, meskipun rambu-rambu peringatan telah dipasang,” bebernya.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa kondisi jalan sebelumnya sempat mendapat penanganan, namun kerusakan kembali terjadi akibat tingginya mobilitas kendaraan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Nelson mengatakan pihaknya masih menunggu penyelesaian pekerjaan saluran oleh Sudin SDA sebelum melakukan pengaspalan ulang.

Menurut Nelson, perbaikan jalan akan segera dilakukan setelah kondisi tanah dan saluran dinyatakan aman.

“Kami berupaya semaksimal mungkin. Mudah-mudahan seluruh pekerjaan dapat selesai dalam waktu dekat,” tutupnya.

Perbaikan jalan amblas di Lenteng Agung tersebut diharapkan dapat segera selesai agar aktivitas masyarakat dan arus kendaraan kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Para pengendara yang hendak menuju Kota Depok juga diimbau untuk mencari jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *