Tembok Miring Dekat Jalur Pedestrian di Depok Resahkan Pengguna Jalan

AZL
Kondisi tembok pembatas yang miring di dekat jalur pedestrian Jalan Juanda, Kota Depok, dikeluhkan pengguna jalan. (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Kondisi tembok pembatas di sepanjang Jalan Juanda, Kota Depok, memicu kekhawatiran warga karena terlihat miring dan nyaris roboh.

Infrastruktur yang berada di dekat jalur pedestrian itu dinilai membahayakan pengendara maupun pejalan kaki yang setiap hari melintas di kawasan padat aktivitas tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bagian tembok tampak condong ke arah jalan dan trotoar.

Bahkan di sejumlah titik, tembok hanya ditopang menggunakan tiang beton seadanya agar tidak ambruk.

Situasi tersebut membuat masyarakat khawatir, terutama karena Jalan Juanda dikenal sebagai salah satu akses utama dengan lalu lintas kendaraan yang cukup padat setiap harinya.

Salah satu pengguna jalan, Asep, mengaku resah melihat kondisi tembok yang dinilai sudah tidak layak dan perlu segera mendapatkan penanganan.

“Sebagai pengguna jalan, tembok di sekitar Jalan Juanda yang sudah mulai mau roboh sebaiknya segera dibenahi. Karena jika terlalu lama dibiarkan dapat membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (26/05/2026).

Warga Khawatir Tembok Roboh Timpa Pengguna Jalan

Menurut Asep, kondisi tembok yang mulai miring bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan serius apabila sewaktu-waktu roboh.

Apalagi posisi tembok berada sangat dekat dengan trotoar yang sering digunakan masyarakat untuk berjalan kaki.

Selain pejalan kaki, pengendara motor dan mobil yang melintas di kawasan tersebut juga dinilai berisiko terdampak apabila struktur tembok runtuh secara tiba-tiba.

Warga khawatir kondisi tersebut semakin berbahaya ketika hujan deras mengguyur kawasan Jalan Juanda.

Curah hujan tinggi dinilai dapat memperlemah struktur tanah dan pondasi tembok sehingga meningkatkan risiko longsor maupun ambruk.

Meski hingga kini belum ada laporan korban akibat tembok roboh, masyarakat berharap pemerintah tidak menunggu insiden terjadi sebelum melakukan pembenahan.

Jalan Juanda Dinilai Perlu Penataan Infrastruktur

Selain faktor keselamatan, warga juga menilai kondisi tembok yang rusak dan miring membuat wajah Jalan Juanda terlihat kurang tertata.

Padahal kawasan tersebut menjadi salah satu akses penting di Kota Depok yang setiap hari dipadati aktivitas masyarakat.

Kerusakan infrastruktur di sepanjang jalan utama dinilai dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan sekaligus memengaruhi estetika kawasan perkotaan.

Asep berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi tembok-tembok di sekitar Jalan Juanda.

“Semoga permasalahan ini segera diatasi lah gitu, buat pemerintah setempat dan dinas terkait untuk segera bisa membenahi agar nyaman juga buat pengguna jalan dan tidak membahayakan,” tambahnya.

Warga Minta Perbaikan Segera Dilakukan

Masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap perbaikan infrastruktur penahan tanah dan fasilitas pedestrian di kawasan tersebut.

Menurut warga, langkah perbaikan perlu segera dilakukan untuk mencegah risiko yang lebih besar di kemudian hari.

Selain memperbaiki struktur tembok yang mulai miring, warga juga berharap dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur lain di sepanjang Jalan Juanda.

Hal tersebut dinilai penting mengingat kawasan itu menjadi jalur penghubung utama yang digunakan ribuan masyarakat setiap harinya.

Kondisi tembok miring di Jalan Juanda Depok kini menjadi perhatian warga karena dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani secara serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *