Warga Diminta Sesuaikan Aktivitas, CFD Jakarta Ditiadakan Minggu Ini

ARY
Ilustrasi CFD di Jakarta ditiadakan sementara pada Minggu ini. (Foto: adhia huza/Unsplash)

adainfo.id – Warga yang biasa berolahraga di Jakarta pada akhir pekan dipastikan tidak dapat menikmati Car Free Day (CFD) pada Minggu (31/05/2026).

Itu karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

Kebijakan tersebut diambil seiring pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Raya Waisak 2570 yang berlangsung di ibu kota.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan mengatakan keputusan peniadaan CFD dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

“Pelaksanaan HBKB pada Minggu, 31 Mei 2026 ditiadakan sehubungan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570,” ungkap Ujang dikutip, Sabtu (30/05/2026).

Peniadaan sementara CFD dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan keagamaan serta pengaturan lalu lintas selama momentum perayaan Waisak berlangsung.

CFD Jakarta Ditiadakan Sementara

Seperti diketahui, CFD menjadi salah satu agenda rutin mingguan di Jakarta yang biasanya dipadati warga untuk berolahraga dan melakukan berbagai aktivitas komunitas.

Namun pada akhir pekan ini, kegiatan tersebut tidak digelar karena adanya agenda nasional dan keagamaan yang membutuhkan pengaturan khusus di sejumlah titik ibu kota.

Dishub DKI Jakarta memastikan keputusan tersebut telah sesuai dengan aturan yang berlaku terkait pelaksanaan HBKB di Jakarta.

Pemerintah juga meminta masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas akhir pekan mereka karena kawasan yang biasa diadakan CFD akan kembali dibuka normal untuk kendaraan bermotor.

Kebijakan penghentian sementara CFD biasanya dilakukan Pemprov DKI Jakarta pada momen tertentu seperti kegiatan kenegaraan, hari besar keagamaan, atau agenda nasional berskala besar.

Dishub Imbau Warga Tetap Tertib Berlalu Lintas

Selain mengumumkan peniadaan CFD Jakarta, Dishub DKI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas selama perayaan Hari Raya Waisak berlangsung.

Pemerintah meminta seluruh pengguna jalan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama saat beraktivitas di ibu kota.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas serta mengedepankan keselamatan dan kenyamanan bersama selama kegiatan Hari Raya Waisak berlangsung,” tukasnya.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama akhir pekan dan perayaan Waisak.

Dishub DKI Jakarta juga akan melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar.

Waisak 2570 Jadi Momentum Perayaan Umat Buddha

Hari Raya Waisak merupakan perayaan penting bagi umat Buddha yang diperingati setiap tahun untuk mengenang tiga peristiwa suci dalam kehidupan Siddhartha Gautama.

Momentum tersebut biasanya diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan ibadah di berbagai daerah termasuk Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Waisak dengan melakukan penyesuaian kebijakan lalu lintas dan aktivitas publik tertentu.

Peniadaan CFD menjadi salah satu langkah yang diambil guna menjaga ketertiban dan mendukung kelancaran rangkaian kegiatan perayaan.

Warga Jakarta yang biasa memanfaatkan CFD untuk olahraga pagi diimbau menyesuaikan lokasi aktivitas selama pelaksanaan Hari Raya Waisak 2570.

Meski CFD ditiadakan sementara, masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kenyamanan bersama di ruang publik ibu kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *