Mau Liburan Edukatif Saat Lebaran? Planetarium Jakarta Bakal Hadirkan Pertunjukan Berbeda di Setiap Sesi

ARY
Ilustrasi Planetarium Jakarta akan menampilkan berbagai hiburan saat libur Lebaran nanti. (Foto: Instagram/uppkjtim)

adainfo.id – Pengelola Planetarium Jakarta menyiapkan berbagai inovasi layanan untuk menyambut peningkatan jumlah pengunjung selama masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan pengalaman wisata edukasi astronomi tetap nyaman dan menarik bagi masyarakat.

Langkah tersebut disiapkan oleh PT Jakarta Propertindo atau Jakpro selaku pengelola fasilitas tersebut.

Berbagai strategi disiapkan mulai dari pembaruan konten pertunjukan hingga pembenahan sistem pelayanan pengunjung yang selama ini menjadi perhatian publik.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas tayangan.

Akan tetapi juga pada sistem layanan yang lebih tertata agar pengunjung dapat menikmati pertunjukan dengan lebih nyaman.

Variasi Tayangan Baru untuk Pengunjung

Salah satu pembaruan utama yang akan diterapkan adalah menghadirkan konsep tayangan yang lebih variatif di Planetarium.

Konsep ini mulai disiapkan setelah masa promosi awal selama tiga bulan berjalan.

Menurut Iwan, sebelumnya seluruh sesi pertunjukan menampilkan tayangan yang sama dari sesi pertama hingga sesi terakhir.

Namun ke depan, setiap sesi akan memiliki tema berbeda sehingga memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung.

“Kalau sebelumnya dari sesi satu sampai sesi empat tayangannya sama, ke depan setiap sesi akan berbeda temanya. Jadi masyarakat bisa menonton lebih dari satu kali dalam sehari atau kembali lagi di hari lain karena kontennya berbeda,” papar Iwan dikutip Rabu (11/03/2026).

Konsep tersebut dirancang menyerupai pengalaman menonton film di bioskop.

Setiap sesi pertunjukan akan memiliki judul atau tema tersendiri sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati berbagai materi astronomi yang disajikan.

Dengan model tayangan yang berbeda di setiap sesi, pengelola berharap minat masyarakat untuk kembali mengunjungi Planetarium dapat meningkat.

Sistem Pelayanan dan Tiket Dibenahi

Selain menghadirkan variasi tayangan baru, Jakpro juga melakukan pembenahan dari sisi pelayanan kepada pengunjung.

Langkah ini diambil untuk mengatasi berbagai kendala yang sebelumnya muncul, terutama terkait antrean dan sistem penjualan tiket.

Menurut Iwan, sistem tiket yang sebelumnya hanya terpusat pada satu titik akan diperbaiki dengan menghadirkan beberapa fasilitas tiketing tambahan.

Tujuannya agar pengunjung tidak menumpuk di satu lokasi ketika membeli tiket.

“Kami siapkan beberapa sistem tiketing supaya tidak terjadi penumpukan di satu titik. Penjualan tiket offline juga tetap kami siapkan di lokasi untuk memitigasi berbagai isu yang sebelumnya muncul,” bebernya.

Dengan adanya sistem tiket yang lebih terintegrasi, pengelola berharap arus pengunjung dapat lebih tertata.

Terutama pada periode libur panjang seperti Lebaran yang biasanya diikuti lonjakan jumlah wisatawan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan wisata edukasi di Jakarta.

Pertunjukan Lebih Interaktif untuk Anak dan Pelajar

Jakpro juga berencana menghadirkan konsep pertunjukan yang lebih interaktif bagi pengunjung.

Khususnya untuk anak-anak dan pelajar yang menjadi salah satu segmen utama dari  Planetarium.

Pendekatan interaktif tersebut dirancang agar pertunjukan tidak hanya sekadar menampilkan tayangan visual tentang ruang angkasa, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik.

“Ke depan tidak hanya seperti menonton film dari awal sampai selesai. Akan ada interaksi-interaksi yang membuat anak-anak atau pelajar lebih tertarik dan rasa ingin tahunya terhadap astronomi bisa meningkat,” ungkapnya.

Melalui pendekatan ini, pengelola berharap Planetarium dapat menjadi ruang pembelajaran yang lebih menyenangkan.

Sekaligus memperkuat minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan, khususnya bidang astronomi.

Sebagai salah satu fasilitas edukasi sains di Jakarta, Planetarium selama ini menjadi tujuan wisata pendidikan bagi pelajar dari berbagai daerah.

Kehadiran tayangan yang lebih interaktif diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam bagi pengunjung.

Persiapan Menghadapi Lonjakan Pengunjung

Masa libur Lebaran kerap menjadi periode dengan jumlah kunjungan wisata yang meningkat di berbagai destinasi edukasi di Jakarta, termasuk Planetarium.

Karena itu, Jakpro menilai perlu adanya inovasi layanan agar pengunjung tetap mendapatkan pengalaman yang nyaman ketika menikmati pertunjukan astronomi di ruang teater kubah Planetarium.

Pembaruan yang disiapkan mulai dari variasi tayangan, sistem tiketing yang lebih tertata, hingga konsep pertunjukan interaktif diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata edukasi tersebut.

Iwan menambahkan bahwa berbagai pembaruan tersebut akan mulai diterapkan setelah masa promosi Planetarium berakhir pada bulan Maret.

“Jakpro berharap berbagai inovasi itu dapat menjadi pemicu meningkatnya antusiasme masyarakat untuk kembali mengunjungi Planetarium,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *