Tajudin Tabri Didorong Pimpin Golkar Depok, Konsolidasi Partai Menguat
adainfo.id – Acara peresmian masjid di wilayah Bedahan, menjadi momentum konsolidasi politik setelah Ketua DPP Partai Golkar, Fahd El Fouz Arafiq, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Tajudin Tabri untuk memimpin DPD Golkar Kota Depok periode 2026–2031.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah suasana acara keagamaan yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan kader partai, menjadikan momen tersebut bukan sekadar peresmian fasilitas ibadah, tetapi juga ajang penegasan arah politik internal partai di tingkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Fahd secara tegas menyampaikan dukungan kepada Tajudin Tabri sebagai calon kuat Ketua DPD Golkar Kota Depok.
Pernyataan itu menjadi sorotan karena disampaikan langsung oleh elite partai di tingkat pusat.
“Saya mendukung Tajudin Tabri menjadi Ketua DPD Partai Golkar selanjutnya,” ujar Fahd.
Dukungan ini mencerminkan sinyal kuat dari DPP terhadap arah kepemimpinan Golkar di Kota Depok ke depan.
Kehadiran Fahd dalam acara tersebut sekaligus memperlihatkan perhatian serius partai terhadap dinamika politik di tingkat daerah.
Momentum ini juga mempertegas bahwa konsolidasi internal partai mulai digerakkan sejak dini, terutama menjelang agenda politik berikutnya.
Lonjakan Kursi Jadi Modal Politik Golkar
Fahd menyoroti capaian signifikan Golkar pada Pemilu Legislatif 2024 yang menjadi dasar optimisme partai dalam menghadapi kontestasi politik selanjutnya.
Sebelumnya, berbagai lembaga survei memprediksi Golkar hanya mampu meraih dua kursi di DPRD Kota Depok.
Namun hasil akhir justru menunjukkan lonjakan signifikan dengan perolehan tujuh kursi.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras mesin partai yang mampu mengubah prediksi menjadi kemenangan nyata.
“Target kami ke depan adalah 11 kursi,” kata Fahd.
Peningkatan jumlah kursi ini menjadi pijakan penting dalam menyusun strategi politik ke depan, sekaligus memperkuat posisi Golkar di tingkat legislatif daerah.
Fahd juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
Meski mengakui capaian kepengurusan sebelumnya, ia menilai penyegaran organisasi menjadi langkah strategis yang tidak dapat dihindari.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan ke depan harus lebih aktif dalam menjangkau masyarakat secara langsung.
Menurut Fahd, pemimpin partai tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi.
Instruksi tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat basis dukungan hingga ke tingkat akar rumput, termasuk di kelurahan dan kecamatan.
Tajudin Siapkan Strategi Pemenangan
Mendapat dukungan langsung dari DPP, Tajudin Tabri menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab tersebut.
Ia menyadari bahwa dukungan tersebut sekaligus menjadi amanah besar yang harus dijalankan dengan maksimal.
“Ini tentu menjadi tanggung jawab besar bagi saya, terutama untuk mewujudkan target peningkatan dari tujuh menjadi sebelas kursi,” ungkap Tajudin.
Sebagai langkah awal, ia telah menyiapkan strategi konsolidasi internal guna memperkuat struktur partai.
Fokus utama diarahkan pada penyatuan visi dan gerak seluruh kader.
Selain itu, koordinasi dengan pengurus tingkat kecamatan juga menjadi prioritas untuk memastikan mesin partai bekerja secara optimal.
Tajudin menegaskan bahwa konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat elite, tetapi juga menyasar lapisan terbawah dalam struktur partai.
“Slogan kita jelas, suara Golkar, suara rakyat. Setelah mendapat amanah ini, saya akan langsung berkoordinasi dengan pengurus tingkat kecamatan (PK). Harapan saya, Golkar Depok semakin solid dan tak tergoyahkan,” pungkas Tajudin.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kekuatan politik Golkar di Kota Depok, sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
Dengan strategi konsolidasi yang terarah serta dukungan dari DPP, dinamika internal Golkar di Kota Depok diperkirakan akan semakin menguat dalam menghadapi agenda politik mendatang.












