Beda Keterangan Polisi dan Warga soal Teror Pocong di Depok, Ini Penjelasannya
adainfo.id – Warga di Jalan Al Ikhlas, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, mengaku masih dihantui rasa khawatir setelah munculnya teror sosok menyerupai pocong.
Warga setempat, Nurjanah, bahkan membantah anggapan bahwa foto pocong yang viral di media sosial hanyalah hasil editan atau hoaks.
Nurjanah mengatakan kejadian tersebut benar-benar dialami keluarganya dan bukan rekayasa digital seperti yang ramai disebut belakangan ini.
Menurutnya, sosok menyerupai pocong itu pertama kali muncul pada malam Jumat (21/05/2026).
Saat kejadian berlangsung, Nurjanah mengaku sedang tertidur, sementara anaknya masih terjaga di dalam rumah.
“Ini pas yang nyaksiin yang foto itu kebetulan anak saya, kalau saya tidur enggak dibangunin sama dia, dengan alasan katanya kalau ngebangunin nanti bikin kaget malah jadi berisik,” ujar Nurjanah saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/05/2026).
Warga Sebut Pocong Ketuk Jendela dan Pintu Rumah
Nurjanah menjelaskan anaknya pertama kali melihat sosok tersebut setelah mendengar suara ketukan di bagian jendela rumah.
“Pertama tuh malam Jumat dia ngetok di sini (jendela) tiga kali. Nah, tiga kali diketok,” kata Nurjanah.
Menurut pengakuannya, kejadian serupa kembali terjadi pada malam berikutnya.
Namun kali ini, sosok tersebut disebut mengetuk pintu rumah warga.
“Yang malam Sabtunya datang lagi. Datang, bukan ngetok jendela tapi ngetok pintu,” tutur Nurjanah.
Ia mengaku keluarga merasa semakin khawatir karena anaknya melihat sosok tersebut diduga membawa senjata tajam berupa celurit.
“Dia (anaknya) ngeri karena si pocongnya itu bawa celurit. Jadi takutnya dia bertindak gitu,” ucap Nurjanah.
Menurutnya, keberadaan senjata tajam itulah yang membuat warga tidak lagi menganggap kejadian tersebut sekadar candaan atau aksi iseng.
Nurjanah sendiri menilai keresahan warga bukan semata soal penampakan menyeramkan, melainkan potensi tindak kriminal yang mungkin terjadi di balik aksi tersebut.
“Nah, itu karena dia bawa senjata tajam, entah dia untuk melindungi diri dia, kan kita enggak tahu kalau udah bawa senjata tajam apapun bisa terjadi,” terang Nurjanah.
Diduga Ingin Matikan Meteran Listrik
Nurjanah juga mengungkapkan sosok menyerupai pocong itu sempat mendekati meteran listrik rumahnya.
Namun, aksi tersebut urung dilakukan karena ada pengendara motor yang melintas di sekitar lokasi.
“Habis ngetok pintu, nah terus dia mau matiin ini (meteran listrik), tapi motor lewat dua kali,” kata Nurjanah.
Ia menduga sosok tersebut kemudian bersembunyi agar tidak terlihat warga yang melintas di jalan sekitar permukiman.
Foto yang kemudian viral di media sosial disebut diambil langsung oleh anaknya dari dalam rumah menggunakan telepon genggam.
“Nah, ngintip dari sini kan, dia (anaknya) fotoin begini nih. Dia fotoin kan,” ungkap Nurjanah.
Menurutnya, gambar yang tersebar bukan hasil editan digital seperti yang ramai disebut sebagian pihak.
“Sebenarnya kecewa, kecewa banget karena kan memang gambar itu bukannya editan,” kata Nurjanah.
Kecewa Disebut Hoaks
Nurjanah mengaku kecewa setelah informasi mengenai teror pocong di lingkungan rumahnya disebut hoaks oleh sejumlah pihak.
Ia mengaku lebih terkejut ketika isu tersebut dinyatakan tidak benar di grup lingkungan warga maupun oleh aparat keamanan.
“Tapi kenapa kok dan lebih kagetnya lagi, kecewanya lagi kalau itu dibilang hoaks. Aparat keamanan pun begitu bilang hoaks. Sangat kecewa sekali,” ujar Nurjanah.
Ia mengatakan sejak kejadian tersebut keluarganya merasa tidak tenang dan kesulitan tidur.
“Aduh bener, saya enggak bisa tidur. Dirondain juga sama keluarga sendiri,” tutur Nurjanah.
Ia pun berharap aparat tidak langsung menganggap laporan masyarakat sebagai berita bohong tanpa penyelidikan yang mendalam.
“Cobalah jangan dibikin hoaks berita itu, imbau masyarakat agar lebih hati-hati, jangan malah dibilang hoaks,” tegas Nurjanah.
Polisi Sebut Isu Pocong Tidak Benar
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait isu pocong yang ramai diperbincangkan warga Depok.
“Sesuai apa yang kami terima dan informasi yang kami peroleh bahwa memang isu pocong tersebut adalah tidak benar,” ujar Made.
Meski demikian, polisi memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan adanya pelaku yang sengaja menyamar menyerupai pocong untuk melakukan tindak kriminal di lingkungan warga.
“Ya tentu kalau memang benar, terbukti ada sosok pocong ataupun sosok manusia yang seolah-olah menjadi pocong dengan membawa golok ataupun celurit, tentu pasti akan kami tindak lanjuti dengan serius,” beber Made.
Hingga kini, kemunculan sosok menyerupai pocong di Kota Depok masih menjadi perbincangan warga maupun netizen.
Warga berharap ada peningkatan patroli keamanan lingkungan guna mengantisipasi kemungkinan aksi kriminal berkedok teror pocong.












