Antrean di Posko Aduan SPMB Depok, Kendala Verifikasi Jadi Keluhan Orang Tua Murid
adainfo.id – Warga memadati Posko Aduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Depok pada Jumat (05/06/2026).
Antrean panjang terlihat hingga sore hari dengan nomor pelayanan dilaporkan menembus angka 300.
Mayoritas warga datang untuk mengadukan berbagai kendala pendaftaran sekolah, terutama masalah verifikasi akun yang belum juga selesai meski seluruh data telah diunggah.
Posko Aduan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut berada di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, lantai 6 Gedung Dibaleka.
Tingginya jumlah masyarakat yang datang menunjukkan masih banyak orang tua siswa yang mengalami hambatan saat proses pendaftaran sekolah negeri jenjang TK, SD, hingga SMP.
Salah satu warga, Septy, mengaku sengaja mendatangi posko karena akun pendaftaran anaknya belum terverifikasi.
Padahal seluruh dokumen dan data yang dibutuhkan telah berhasil diunggah dan status kelengkapan berkas sudah mencapai 100 persen.
Akibat belum terverifikasinya akun tersebut, ia tidak dapat melanjutkan tahapan berikutnya untuk memilih sekolah tujuan.
“Ini karena belum terverifikasi, pilihan untuk menentukan SMP negeri yang dituju itu enggak bisa diakses,” ucap Septy.
Verifikasi Belum Selesai Hingga Hari Terakhir Jalur Prestasi
Septy menjelaskan dirinya telah melakukan proses pendaftaran sejak hari pertama jalur prestasi dibuka pada Kamis (04/06/2026).
Namun hingga hari kedua, status verifikasi akun belum juga berubah sehingga membuatnya khawatir kehilangan kesempatan mengikuti jalur pendaftaran tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong dirinya untuk datang langsung ke Posko Aduan SPMB agar mendapatkan penjelasan dan bantuan dari petugas.
“Kalau untuk jalur prestasi ini kan 2 hari kemarin ya sama hari ini, nah hari ini terakhir sampai jam 5 sore,” jelasnya.
Keluhan serupa juga dialami sejumlah orang tua siswa lainnya yang terlihat mengantre untuk berkonsultasi dengan petugas.
Banyak di antara mereka datang karena khawatir kendala teknis akan memengaruhi peluang anak mereka diterima di sekolah negeri tujuan.
Disdik Depok Buka Posko Hingga Juli 2026
Sebelumnya, Disdik Kota Depok telah membuka Posko Pengaduan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai kendala selama proses pendaftaran.
Panitia SPMB 2026/2027, Bahrudin, mengatakan posko tersebut melayani pengaduan masyarakat mulai dari masa pra-pendaftaran hingga seluruh tahapan SPMB selesai.
Menurutnya, layanan pengaduan telah dibuka sejak 22 Mei dan akan berlangsung hingga 7 Juli 2026.
“Pengaduan yang paling banyak diterima berkaitan dengan kendala teknis, seperti verifikasi akun, Kartu Keluarga (KK) yang baru terbit akibat perubahan data, serta perbaikan titik koordinat domisili,” ungkap Bahrudin, Kamis (04/06/2026).
Bahrudin menjelaskan bahwa permasalahan verifikasi akun memang menjadi salah satu aduan yang paling sering diterima petugas selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
Selain itu, banyak orang tua siswa yang juga meminta bantuan terkait perubahan data kependudukan maupun penyesuaian lokasi domisili yang digunakan dalam sistem pendaftaran.
Perbaikan Titik Koordinat Bisa Dilakukan di Sekolah
Terkait kendala titik koordinat domisili, Disdik Kota Depok memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan satu kali perbaikan data.
Proses tersebut tidak harus dilakukan di kantor Disdik karena sudah tersedia operator di sekolah tujuan masing-masing.
“Perbaikan titik koordinat bisa dilakukan di sekolah tujuan. Kami sudah menyiapkan operator di masing-masing sekolah, sehingga orang tua tidak perlu selalu datang ke Disdik,” ucapnya.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan masyarakat yang datang langsung ke kantor Disdik sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kendala administrasi.
Aduan Bisa Disampaikan Lewat WhatsApp
Selain membuka layanan tatap muka, Disdik Kota Depok juga menyediakan layanan pengaduan secara daring melalui helpdesk WhatsApp.
Untuk jenjang TK dan SD, masyarakat dapat menghubungi nomor 085286228680.
Sementara untuk jenjang SMP tersedia layanan pada nomor 085286228682.
Bahrudin mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan pengaduan terlihat dari banyaknya laporan yang masuk setiap hari.
Bahkan dalam satu hari, jumlah aduan yang diterima dapat mencapai lebih dari 100 laporan dari berbagai wilayah di Kota Depok.
“Posko kami buka pada jam kerja, pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Layanan WhatsApp juga aktif pada jam yang sama,” bebernya.
Ia mengimbau para orang tua siswa untuk memahami seluruh persyaratan dan ketentuan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan meminimalkan potensi kendala teknis selama tahapan seleksi berlangsung.
“Silakan memanfaatkan fasilitas ini kalau mengalami kendala dalam pengunggahan berkas,” tukasnya.












