Jalan Tole Iskandar Depok Rusak, Warga Keluhkan Ini
adainfo.id – Kondisi jalan rusak di simpang Jalan Raden Saleh dan Jalan Tole Iskandar, Kota Depok, kembali menuai keluhan warga.
Hal tersebut karena lubang menganga yang kerap tertutup genangan air dinilai membahayakan pengendara setiap hari.
Saat hujan turun, lubang tersebut tertutup air sehingga sulit dikenali pengendara, khususnya sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Titik kerusakan berada di kawasan dengan volume kendaraan cukup padat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Salah seorang warga sekitar, Wiwin (50), mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah terjadi cukup lama dan belum mendapat penanganan menyeluruh dari pemerintah.
“Kerusakan jalan ini sudah lama. Namun sampai sekarang belum ada perbaikan (permanen), paling ditambal,” ujar Wiwin kepada wartawan Jumat (13/02/2026).
Lubang Tergenang Air Diduga Picu Pengendara Terjatuh
Menurut Wiwin, kondisi lubang yang tertutup genangan air menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Banyak pengendara motor yang tidak menyadari keberadaan lubang sehingga kehilangan keseimbangan.
“Lubangnya cukup berbahaya. Sudah sering pengendara motor jatuh,” kata Wiwin.
“Karena ada genangan air, pengendara tidak menyadari ada lubang,” sambung Wiwin.
Genangan air yang menutupi lubang membuat permukaan jalan terlihat rata dari kejauhan.
Pengendara yang melintas dengan kecepatan sedang hingga tinggi berisiko jatuh secara tiba-tiba.
Selain sepeda motor, pengemudi mobil juga terdampak karena harus mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang, yang berpotensi memicu kemacetan.
Tambalan Tak Bertahan Lama
Wiwin mengungkapkan bahwa lubang tersebut sebenarnya pernah ditambal.
Namun, perbaikan yang dilakukan dinilai tidak bertahan lama karena kembali rusak dalam waktu singkat.
“Pernah ditambal, tetapi tidak bertahan lama. Mungkin karena terkikis air,” jelas Wiwin.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran warga bahwa perbaikan sementara tidak cukup untuk mengatasi persoalan struktural pada badan jalan.
Apalagi, kawasan tersebut termasuk salah satu akses vital yang menghubungkan berbagai titik aktivitas ekonomi dan permukiman di Kota Depok.
Jalan Tole Iskandar dikenal sebagai jalur strategis dengan arus kendaraan tinggi setiap hari.
Selain kendaraan pribadi, angkutan umum dan kendaraan distribusi barang juga kerap melintas di ruas tersebut.
Akses Vital dengan Volume Kendaraan Tinggi
Sebagai salah satu jalur utama, Jalan Tole Iskandar memiliki peran penting dalam mobilitas warga.
Jalur ini menjadi penghubung antarwilayah serta akses menuju pusat perbelanjaan, perkantoran, dan kawasan hunian.
Tingginya volume kendaraan setiap hari mempercepat tingkat keausan aspal, terutama jika sistem drainase tidak optimal dan air kerap menggenang.
Kombinasi beban kendaraan berat dan genangan air berulang dapat memperparah kerusakan struktur jalan.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
“Harapannya agar jalan ini segera diperbaiki secara menyeluruh supaya aman bagi pengendara, baik motor maupun mobil. Jangan hanya ditambal,” terang Wiwin.
Permintaan tersebut mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pada musim hujan ketika genangan air lebih sering terjadi.
Layanan Pengaduan Infrastruktur Dibuka
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah membuka layanan pengaduan masyarakat terkait infrastruktur dan penataan ruang.
Layanan ini ditujukan untuk menampung laporan warga mengenai jalan rusak, drainase, hingga fasilitas umum lainnya.
Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyatakan layanan tersebut merupakan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan akuntabel.
“Untuk layanan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Call Center Dinas PUPR Kota Depok di nomor 0851-1160-6567 dengan waktu operasional Senin–Jumat pukul 08.00–20.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00–16.00 WIB. Pesan tetap kami terima di luar waktu tersebut dan akan diproses pada hari kerja berikutnya,” papar Yodi.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat melaporkan berbagai persoalan infrastruktur seperti fasilitas jalan atau jembatan, tata ruang, utilitas, drainase atau saluran, serta kejadian bencana seperti banjir maupun longsor.
Selain melalui WhatsApp, pengaduan juga dapat disampaikan melalui aplikasi maupun situs Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional SP4N Lapor! yang dapat diakses melalui laman lapor.go.id.
“Setiap pengaduan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tukas Yodi.
Harapan Perbaikan Permanen
Keluhan warga terkait jalan rusak di simpang Raden Saleh dan Tole Iskandar menjadi gambaran tantangan infrastruktur perkotaan di tengah pertumbuhan mobilitas yang tinggi.
Perbaikan permanen dinilai lebih efektif dibandingkan tambalan sementara yang mudah rusak kembali.
Genangan air yang menutupi lubang tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga mempercepat kerusakan aspal di sekitarnya.
Tanpa penanganan menyeluruh, kondisi tersebut berpotensi meluas ke titik lain di ruas jalan yang sama.
Warga berharap laporan dan pengaduan yang disampaikan melalui kanal resmi dapat segera ditindaklanjuti agar akses vital di Kota Depok tetap aman dan nyaman dilalui oleh seluruh pengguna jalan setiap hari.












