Ikut Lomba Balap Lari di Depok, Peserta: Akhirnya Ada Wadah untuk Salurkan Bakat

ARY
Ratusan remaja menyaksikan lomba balap lari di kawasan GDC, Kota Depok, Sabtu (07/03/26). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Ratusan remaja memadati kawasan Grand Depok City pada Sabtu (07/03/2026) malam untuk mengikuti lomba balap lari.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Depok, Polres Metro Depok, dan bekerjasama dengan komunitas.

Tak hanya itu, digelarnya lomba ini sebagai bentuk upaya menghadirkan wadah olahraga yang positif bagi generasi muda, sekaligus menggantikan aktivitas balap lari liar yang sebelumnya kerap terjadi di jalanan.

Perlombaan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Sukmajaya itu berjalan meriah dengan kehadiran aparat keamanan serta masyarakat yang turut menyaksikan jalannya kompetisi.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan remaja dan menjaga kondusivitas selama bulan Ramadan.

Peserta Antusias dan Berharap Jadi Event Rutin

Salah satu peserta lomba, Saskia (15), mengaku sangat antusias mengikuti ajang balap lari resmi tersebut.

Siswi SMA Negeri di Jakarta yang tinggal di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok itu menilai kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi remaja untuk menyalurkan bakat olahraga mereka.

“Saya senang sekali karena kegiatan ini menjadi salah satu ajang bagi remaja untuk menyalurkan bakat dalam event resmi seperti ini,” kata Saskia, Sabtu (07/03/2026) malam.

Saskia mengungkapkan bahwa olahraga lari memang sudah menjadi hobinya sejak lama.

“Kebetulan saya memang hobi lari dan saat ini juga menjadi atlet di klub Atletik Jaya Sakti Jakarta Timur,” ujar Saskia.

Saskia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin oleh pemerintah daerah agar semakin banyak remaja yang tertarik mengikuti kegiatan olahraga.

“Harapan saya ke depan, pemerintah bisa lebih sering mengadakan event seperti ini, bukan hanya saat Ramadan tetapi juga mungkin di bulan-bulan lain. Dengan begitu, para remaja bisa mengurangi kegiatan negatif dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih positif,” tutur Saskia.

Kolaborasi Aparat Untuk Ruang Aktivitas Positif

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra menjelaskan bahwa lomba balap lari tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian, unsur TNI dalam hal ini Koramil, dan pemerintah daerah.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang aktivitas yang aman dan positif bagi para remaja di Kota Depok agar mereka dapat menyalurkan energi dan minat olahraga secara lebih terarah.

“Malam hari ini Polsek Sukmajaya bersama Koramil melaksanakan lomba balap lari. Pemenang dari perlombaan malam ini nantinya akan kami kirim untuk mengikuti kompetisi di tingkat kota yang rencananya digelar pada Sabtu atau malam Minggu depan,” ujar Rizky.

Menurut Kapolsek, melalui kegiatan seperti ini para remaja dapat mengalihkan aktivitas mereka dari kegiatan negatif menuju aktivitas yang lebih produktif.

Tiga Kategori Perlombaan dan Hadiah Menarik

Dalam perlombaan tersebut, panitia menetapkan tiga kategori yang dibedakan berdasarkan berat badan dan jenis kelamin peserta.

Kategori pertama diperuntukkan bagi peserta dengan berat badan 45 hingga 70 kilogram.

Kategori kedua diikuti peserta dengan berat badan 70 hingga 90 kilogram.

Sementara kategori ketiga dikhususkan bagi peserta perempuan.

Selain memperebutkan kesempatan tampil di kompetisi tingkat kota, para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah yang telah disiapkan oleh panitia.

“Untuk hadiah tentu ada. Di tingkat Polsek Sukmajaya kami menyediakan berbagai hadiah, dan nantinya di tingkat kota juga akan ada hadiah tambahan. Bentuknya beragam, mulai dari peralatan olahraga, baju olahraga, tumbler,” tutur salah satu panitia.

Hasil Lomba Jaring Enam Pemenang

Dari perlombaan yang digelar pada malam tersebut, panitia berhasil menjaring enam pemenang dari tiga kategori yang dipertandingkan.

“Kami mendapatkan kurang lebih enam pemenang, yakni masing-masing dua pemenang dari setiap kategori,” kata Rizky.

“Ke depan mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi para remaja agar terhindar dari aktivitas negatif seperti tawuran, konvoi, dan berbagai kegiatan yang merugikan,” sambung Rizky.

Selain itu, Rizky menuturkan bahwa kegiatan olahraga seperti lomba lari dapat menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan serta sportivitas di kalangan generasi muda.

Tingginya minat para remaja terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti perlombaan.

Menurut Rizky, jumlah peserta yang hadir bahkan melebihi perkiraan awal panitia.

“Peserta malam ini membludak, di luar ekspektasi kami. Animo masyarakat, khususnya para remaja, sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa anak-anak muda mulai sadar untuk menyalurkan energi mereka melalui kegiatan yang sportif seperti perlombaan,” jelas Rizky.

Antusiasme tersebut juga terlihat dari banyaknya penonton yang memadati lokasi perlombaan untuk menyaksikan jalannya kompetisi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa olahraga lari memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan remaja, terutama ketika difasilitasi dalam bentuk kompetisi resmi.

Hadirnya ajang lomba balap lari tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam menciptakan ruang aktivitas yang aman serta produktif bagi generasi muda, sekaligus mendorong berkembangnya budaya olahraga di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *