Pembiayaan Produktif Didorong demi Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah
adainfo.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah tersebut difokuskan untuk mendukung pengembangan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari agrikultur hingga ekonomi kreatif.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan sinergi antar-instansi menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.
“Berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menyurutkan optimisme Indonesia. Justru inilah saat untuk kita membuktikan bahwa kekuatan Indonesia salah satunya adalah dari kekuatan ekonomi di daerahnya,” ungkap Friderica dikutip, Kamis (28/05/2026).
OJK Fokus Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal
Menurut Friderica, sejak tahun 2024 OJK telah menjalankan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang berfokus pada optimalisasi potensi unggulan lokal.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, serta industri jasa keuangan.
Hingga saat ini, Program PED telah diterapkan di 40 kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus utama pada sektor agrikultur dan ekonomi kreatif.
Beberapa wilayah implementasi program tersebut meliputi Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga DKI Jakarta.
Friderica menjelaskan, pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap mulai dari pemetaan potensi unggulan daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penguatan kolaborasi multipihak, peningkatan kapasitas pembiayaan, hingga pemanfaatan produk jasa keuangan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal.
Menurut OJK, pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.
Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah
OJK juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai lembaga jasa keuangan dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Dengan ekosistem pembiayaan yang kuat, sektor-sektor unggulan di daerah dinilai dapat berkembang lebih cepat dan memiliki daya saing lebih tinggi.
“Mari kita cintai Indonesia dengan bersama-sama, bersinergi, berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah yang nantinya kita harapkan akan menyokong pertumbuhan ekonomi nasional supaya Indonesia ke depan semakin maju dan semakin sejahtera,” tambah Friderica.
Selain sektor agrikultur dan ekonomi kreatif, OJK juga membuka peluang pengembangan sektor lain yang memiliki potensi ekonomi besar.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian ke depan adalah sektor pariwisata yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat lokal apabila didukung pembiayaan dan ekosistem keuangan yang memadai.
Pemerintah Dorong KUR dan Digitalisasi Ekonomi
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi di daerah.
Menurutnya, pemerintah pusat terus memperkuat berbagai program yang mampu mendukung peningkatan ekonomi daerah.
Salah satunya melalui percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), penguatan digitalisasi ekonomi, pengembangan industri semikonduktor, hingga hilirisasi industri.
“Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senantiasa digenjot dan diharapkan dapat mendorong perekonomian di daerah,” ujar Airlangga.
Selain memperkuat pembiayaan, pemerintah juga terus menyiapkan sumber daya manusia yang dinilai mampu mendukung pengembangan industri dan sektor ekonomi unggulan di berbagai wilayah Indonesia.
Program pelatihan dan penguatan kapasitas SDM tersebut dinilai penting agar daerah mampu memanfaatkan peluang ekonomi baru, termasuk pada sektor digital dan industri berbasis teknologi.
Ke depan, OJK menargetkan implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di Indonesia.
Melalui penguatan akses pembiayaan dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin meningkat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan.












