Libur Sekolah Lebih Murah, Pemerintah Beri Potongan Tarif untuk Berbagai Moda Transportasi
adainfo.id – Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana bepergian selama musim liburan sekolah tahun ini.
Pemerintah resmi kembali menghadirkan program diskon tarif transportasi untuk berbagai moda perjalanan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Kebijakan yang merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto tersebut berlaku pada periode libur sekolah 2026 dan akan dilanjutkan saat masa libur Natal 2026 serta Tahun Baru 2027.
Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati berbagai potongan biaya perjalanan mulai dari tiket kereta api, kapal laut, angkutan penyeberangan hingga tiket pesawat.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa liburan.
Sekaligus memberikan stimulus bagi sektor transportasi dan pariwisata yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah Kembali Beri Diskon Tarif Transportasi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, peningkatan mobilitas selama periode liburan harus didukung dengan akses transportasi yang lebih mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau. Kami berharap insentif ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor transportasi, pariwisata, serta perekonomian nasional,” tutur Dudy pada keterangan tertulis Kementerian Perhubungan dikutip, Minggu (20/6/2026).
Kebijakan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bersama Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara mengenai penugasan kepada BUMN sektor transportasi untuk memberikan stimulus ekonomi melalui diskon tarif transportasi.
Tiket Kereta Ekonomi Diskon 30 Persen
Salah satu program yang paling dinantikan masyarakat adalah potongan tarif kereta api kelas ekonomi.
Pemerintah memberikan diskon sebesar 30 persen untuk seluruh lintas pelayanan kereta api komersial kelas ekonomi yang berlaku mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Kebijakan ini diperkirakan akan mendorong peningkatan jumlah penumpang kereta api selama musim liburan sekolah.
Terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarkota dengan biaya lebih hemat.
Kereta api selama ini menjadi salah satu moda transportasi favorit karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, dan harga yang relatif terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.
Tarif Kapal Laut Kelas Ekonomi Dipotong 30 Persen
Selain kereta api, pemerintah juga memberikan insentif berupa diskon tarif kapal laut penumpang kelas ekonomi.
Potongan harga sebesar 30 persen berlaku untuk seluruh ruas trayek kapal laut kelas ekonomi mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana mobilitas utama.
Dengan biaya perjalanan yang lebih murah, diharapkan akses masyarakat antarwilayah semakin meningkat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di daerah.
Penyeberangan Gratis untuk Penumpang dan Kendaraan Tertentu
Pemerintah juga menghadirkan stimulus yang cukup besar pada sektor transportasi penyeberangan.
Dalam kebijakan ini, diberikan diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA.
Program tersebut berlaku mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Selain itu, kebijakan juga mencakup 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan utama penyeberangan nasional.
Beberapa lintasan yang mendapatkan fasilitas diskon antara lain Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Tanjung Uban-Telaga Punggur, Ajibata-Ambarita, serta Sape-Labuan Bajo.
Lintasan tersebut merupakan jalur transportasi penting yang menghubungkan berbagai kawasan strategis di Indonesia.
Tiket Pesawat Dapat Insentif PPN Ditanggung Pemerintah
Bagi masyarakat yang memilih bepergian menggunakan transportasi udara, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Melalui kebijakan tersebut, penumpang pesawat udara berjadwal kelas ekonomi memperoleh diskon sebesar 100 persen dari komponen PPN yang ditanggung pemerintah.
Program ini berlaku untuk pembelian tiket penerbangan pada periode 24 Juni hingga 5 Juli 2026.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu menekan biaya perjalanan udara yang selama ini menjadi salah satu komponen pengeluaran terbesar saat musim liburan.
Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.
Dorong Pariwisata dan Perputaran Ekonomi
Selain membantu masyarakat, program diskon transportasi juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi nasional.
Mobilitas masyarakat yang lebih tinggi selama masa liburan berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisata, okupansi hotel, konsumsi rumah makan, hingga aktivitas perdagangan di berbagai daerah.
Pemerintah menilai sektor transportasi memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian nasional.
Karena itu, stimulus berupa diskon tarif transportasi diyakini dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk menjaga pertumbuhan ekonomi domestik.
Peningkatan jumlah perjalanan juga diperkirakan akan memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Keselamatan dan Kenyamanan Tetap Jadi Prioritas
Meski memberikan berbagai insentif tarif, pemerintah menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama selama periode liburan.
Kementerian Perhubungan bersama operator transportasi akan terus melakukan pengawasan guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program diskon transportasi libur sekolah 2026 secara maksimal untuk melakukan perjalanan yang aman, nyaman, dan lebih hemat.
Dengan berbagai insentif yang diberikan, libur sekolah tahun ini diperkirakan akan menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat tertinggi.
Sekaligus juga menjadi momentum penguatan sektor transportasi dan pariwisata nasional.












