Rutan Depok Dorong Pelestarian Alam Lewat Penanaman Pohon dan Bersih-bersih Lingkungan

ARY
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani memberikan keterangan kepada wartawan disela aksi bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon, Sabtu (10/01/26). (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Upaya pelestarian alam sekaligus pembinaan sosial kembali dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok melalui aksi penanaman pohon dan bersih-bersih lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program bakti sosial Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang melibatkan warga binaan serta unsur lintas instansi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 pohon ditanam di area sekitar rutan dan wilayah perbatasan dengan permukiman warga.

Aksi ini melibatkan warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, dengan pengamanan ketat dari TNI-Polri serta dukungan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari program bakti sosial yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Hari ini kami melaksanakan salah satu program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu bakti sosial. Kami dibantu jajaran TNI-Polri dalam pengamanan untuk mengeluarkan kurang lebih 15 warga binaan yang secara substantif dan administratif telah memenuhi syarat untuk melaksanakan kegiatan di luar,” papar Agung kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

“Bakti sosial ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Cilodong dengan sasaran lokasi-lokasi yang membutuhkan kerja bakti, terutama kebersihan lingkungan, penanganan sampah, serta penguatan lingkungan melalui penanaman pohon,” sambungnya.

Libatkan Puluhan Personel Lintas Instansi

Agung menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur guna memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan di lapangan.

“Dari Koramil ada sekitar tujuh personel, dari Taipur sekitar 10 personel, kemudian dari Batalyon TP sekitar 10 personel, dari Polsek ada lima personel, serta dari DLHK ada enam personel, lengkap dengan truk dan peralatan kebersihan,” beber Agung.

Keterlibatan lintas instansi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Lebih lanjut, Agung menuturkan bahwa penanaman pohon dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan rutan tanpa mengabaikan fungsi ekologis.

“Kami menanam sebanyak 100 pohon di sekitar rutan dan perbatasan dengan warga. Pohon-pohon yang sebelumnya mengganggu area pagar rutan kami tebang, namun digantikan dengan tanaman lain yang jaraknya diatur dengan tetap memperhatikan faktor keamanan,” jelasnya.

Menurutnya, pengaturan jarak tanam menjadi hal penting agar keamanan rutan tetap terjaga, namun lingkungan sekitar tetap hijau dan asri.

Pertama Kali Digelar Selama Masa Tugas

Agung mengungkapkan, kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan selama dirinya menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas I Depok.

“Selama saya bertugas, ini baru pertama kali kami laksanakan,” ungkapnya.

Ke depan, Rutan Kelas I Depok berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin dan diperluas ke berbagai wilayah di Kota Depok.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin. Tidak hanya di lingkungan rutan, tetapi kami juga siap menawarkan diri untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan Pemerintah Kota Depok,” tutup Agung.

BSP GROUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *