Depok Jadi Jalur Perlintasan Pemudik, Polisi Siagakan Pos Pengamanan di Sejumlah Titik Strategis

ARY
Salah satu pos pengamanan dan pelayanan kawasan Jalan Margonda Raya tepatnya di Medan 9, Kota Depok jelang mudik Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)

adainfo.id – Kesiapan jelang arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kota Depok diperkuat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiagakan sejumlah pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan)di titik-titik strategis.

Sebanyak tujuh Pos Pam dan pos Pos Yan disiapkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melintas selama periode mudik Lebaran.

Pos-pos tersebut disiagakan oleh Polres Metro Depok dengan dukungan ratusan personel yang akan bertugas selama masa operasi berlangsung.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok, Elly Padiansari, mengatakan bahwa pos pengamanan tersebut memiliki fungsi penting dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik.

“Memasuki Operasi Ketupat Jaya 2026, Polres Metro Depok menggelar Pos Pam dan Pos Yan yang tersebar di sejumlah titik di Kota Depok. Total terdapat tujuh pos dengan kekuatan personel sebanyak 675 orang yang disiagakan selama masa operasi,” ujar Elly dikutip Kamis (12/03/2026).

Menurutnya, keberadaan pos tersebut tidak hanya berfungsi untuk pengawasan lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Pos-pos Ditempatkan di Jalur Strategis

Penempatan pos-pos tersebut dilakukan di beberapa lokasi yang selama ini dikenal sebagai jalur utama kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Beberapa titik yang menjadi lokasi pos pengamanan antara lain berada di sepanjang jalur yang sering dilalui kendaraan menuju wilayah Bogor maupun daerah lain di sekitar Jabodetabek.

“Pos pertama berada di Jalan Margonda Raya tepatnya di Medan 9. Kemudian yang kedua di wilayah Jatijajar. Pos ketiga berada di Bogor 8 yaitu di simpang pintu Tol Cijago. Selanjutnya di wilayah Sukmajaya tepatnya di Simpang Grand Depok City (GDC), kemudian di Beji Kukusan, di Cinere dekat Dinasti, dan di Pancoran Mas di pertigaan Sengon,” jelasnya.

Penempatan pos pengamanan di lokasi tersebut diharapkan mampu membantu petugas dalam memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama masa mudik.

Kawasan Kota Depok sendiri diketahui menjadi salah satu wilayah perlintasan penting bagi pemudik yang melakukan perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Barat maupun wilayah lainnya.

Layanan Istirahat dan Kesehatan untuk Pemudik

Selain berfungsi sebagai pusat pengawasan lalu lintas, pos pengamanan juga disiapkan sebagai tempat pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Di dalam pos tersebut, petugas menyediakan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengendara yang sedang menempuh perjalanan jauh.

“Di dalam pos pengamanan kami menyediakan berbagai pelayanan untuk membantu masyarakat yang akan mudik. Misalnya bagi pengemudi yang merasa lelah atau pegal-pegal saat perjalanan, mereka bisa singgah di pos untuk beristirahat. Bahkan kami menyediakan fasilitas pijat sederhana untuk membantu mengurangi kelelahan para pengemudi,” katanya.

Fasilitas tersebut disediakan agar pengemudi dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, sehingga kondisi tubuh tetap prima selama berkendara.

Selain itu, layanan kesehatan juga disediakan untuk memastikan para pemudik berada dalam kondisi yang aman saat melakukan perjalanan jauh.

“Kami juga menyediakan layanan kesehatan yang didukung oleh Dinas Kesehatan. Para pengemudi dapat memeriksa kondisi kesehatannya sebelum melanjutkan perjalanan agar tetap aman saat berkendara,” tambahnya.

Selain itu, dalam upaya memberikan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat, pihak kepolisian juga berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah bengkel kendaraan yang berada di wilayah Kota Depok.

Kerja sama tersebut bertujuan membantu pemudik yang mengalami kendala teknis pada kendaraannya selama perjalanan.

“Ke depan kami juga akan berkoordinasi dengan bengkel-bengkel yang ada di Kota Depok agar dapat memberikan layanan perbaikan atau bengkel gratis bagi masyarakat yang kendaraannya mengalami kendala saat perjalanan mudik,” ujarnya.

Dengan adanya koordinasi tersebut, diharapkan para pemudik yang mengalami masalah kendaraan dapat segera memperoleh bantuan sehingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.

Depok Jadi Jalur Perlintasan Pemudik

Elly menjelaskan bahwa Kota Depok merupakan salah satu wilayah yang menjadi jalur perlintasan bagi banyak pemudik yang melakukan perjalanan menuju berbagai daerah.

Salah satu jalur utama yang dilalui pemudik adalah Jalan Raya Bogor yang menjadi akses penting menuju wilayah Bogor dan sekitarnya.

“Wilayah Kota Depok pada dasarnya merupakan jalur perlintasan bagi para pemudik. Salah satu jalur utama adalah Jalan Raya Bogor yang menjadi lintasan kendaraan menuju arah Bogor dan sekitarnya,” jelasnya.

Selain Jalan Raya Bogor, terdapat pula jalur Transyogi yang kerap digunakan kendaraan menuju kawasan Bogor maupun arah Bandung.

Sementara itu, akses jalan tol juga menjadi jalur penting bagi pemudik yang melintas di kawasan Depok.

“Selain Jalan Raya Bogor, jalur Transyogi juga menjadi lintasan kendaraan menuju kawasan Bogor maupun arah Bandung. Kemudian untuk jalur tol, ada akses Tol Cijago serta tol yang mengarah ke Bekasi atau Nagrak melalui ruas Cimanggis–Cibitung,” ungkapnya.

Operasi Ketupat Jaya Berlangsung Hampir Dua Pekan

Operasi Ketupat Jaya 2026 dilaksanakan selama hampir dua pekan guna memastikan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar.

“Operasi ini akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026,” kata Elly.

Selama periode tersebut, ratusan personel kepolisian akan disiagakan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan kondisi fisik serta keselamatan selama berkendara.

“Kami mengimbau kepada para pemudik agar selalu berhati-hati dan waspada selama perjalanan. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan menjaga stamina agar tetap prima saat berkendara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman.

“Yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran keselamatan saat berkendara. Keselamatan harus menjadi kebutuhan bagi setiap pengemudi agar perjalanan mudik bisa berjalan dengan aman,” katanya.

Elly berharap para pemudik yang melintas di wilayah Depok dapat menjalani perjalanan dengan lancar dan tiba di kampung halaman dengan selamat.

“Kami berharap para pemudik dapat sampai di rumah dengan aman dan nyaman, sehingga bisa berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *