Rumah Ambruk di Depok Timpa Dua Bangunan dan Mobil

ARY
Petugas Damkar saat melihat kondisi rumah yang ambruk di kawasan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Selasa (05/05/26). (Foto: Damkar Depok)

adainfo.id – Sebuah rumah ambruk di Jalan H. Dul, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, pada Selasa (05/05/2026).

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar setelah terdengar suara keras dari arah bangunan yang roboh.

Peristiwa ini terjadi di kawasan permukiman padat, sehingga suara runtuhan bangunan langsung menarik perhatian warga sekitar.

Banyak warga yang sempat keluar rumah untuk memastikan sumber suara yang terdengar cukup keras tersebut.

Ketua RT 04 RW 05 setempat, Aziz, mengatakan warga awalnya tidak mengetahui sumber suara tersebut hingga akhirnya ditemukan bahwa bangunan kosong yang telah lama tidak dihuni menjadi penyebabnya.

“Awalnya terdengar suara seperti benda jebol. Setelah dicek, ternyata rumah kosong yang sudah satu sampai dua tahun tidak dihuni itu ambruk,” ujar Aziz kepada wartawan Selasa (05/05/2026).

Bangunan Dalam Kondisi Kosong, Dua Rumah Terdampak

Menurut Aziz, rumah yang roboh tersebut memang sudah lama tidak ditempati oleh pemiliknya.

“Rumah itu sudah lama kosong dan pemiliknya tidak berada di lokasi,” jelas Aziz.

Akibat kejadian ini, dua bangunan lain yang berada di sekitar lokasi turut terdampak.

Satu rumah berada di samping bangunan yang roboh, sementara satu lainnya berada di bagian belakang.

“Ada dua rumah yang terdampak langsung, satu di samping dan satu di belakang. Jadi total ada tiga rumah termasuk yang roboh,” kata Aziz.

Kerusakan yang terjadi cukup signifikan, terutama pada bagian bangunan yang tertimpa langsung oleh reruntuhan.

Meski menimbulkan kerusakan pada beberapa bangunan, Aziz memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hal ini dikarenakan bangunan yang roboh dalam kondisi kosong saat kejadian berlangsung.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Rumah yang roboh memang kosong,” ungkap Aziz.

Keberuntungan ini menjadi faktor penting yang mencegah terjadinya korban dalam peristiwa yang cukup mengkhawatirkan tersebut.

Warga sekitar juga tidak berada di titik berbahaya saat bangunan runtuh.

Diduga Karena Bangunan Tua dan Lapuk

Aziz menduga penyebab utama rumah ambruk Depok adalah kondisi bangunan yang sudah tua dan tidak terawat.

Selain itu, kemungkinan adanya kebocoran pada bagian atap turut mempercepat kerusakan struktur bangunan.

“Kemungkinan karena genteng bocor, bangunan lapuk, dan sudah lama tidak dihuni. Pondasinya jadi rapuh,” ujar Aziz.

Kondisi bangunan yang lama dibiarkan tanpa perawatan membuat struktur menjadi lemah, sehingga tidak mampu menahan beban dan akhirnya roboh.

Dalam kejadian ini, satu unit mobil milik warga mengalami kerusakan akibat tertimpa material bangunan yang runtuh.

Kendaraan tersebut berada di lokasi yang berdekatan dengan rumah yang roboh.

“Ada mobil yang rusak parah tertimpa bangunan,” jelas Aziz.

Kerusakan pada kendaraan menambah kerugian material akibat peristiwa ini, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.

Selain kerusakan bangunan dan kendaraan, dampak lain dari peristiwa ini adalah terputusnya aliran listrik di sebagian wilayah sekitar lokasi.

“Listrik sempat padam di area ini, tapi untuk bagian lain masih aman karena berbeda jalur,” ujar Aziz.

Damkar Benarkan Kejadian, Terima Laporan Siang Hari

Sementara itu, Kabid Dalopskarmat Damkar Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, membenarkan peristiwa rumah ambruk tersebut.

Denny menjelaskan bahwa kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, namun pihaknya baru menerima laporan beberapa jam kemudian.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB dari Ketua RW. Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB,” ujar Denny dalam keterangannya.

Denny menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi, suara gemuruh terdengar saat warga sedang beraktivitas sehari-hari.

“Saksi awalnya sedang menjemur pakaian. Ketika masuk ke dalam rumah karena ponselnya berbunyi, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah bangunan,” jelas Denny.

“Saat dicek, terlihat satu bangunan rumah sudah roboh dan menimpa dua rumah di sekitarnya serta satu unit mobil,” sambung Denny.

Menurut Denny, kondisi bangunan yang sudah tua dan tidak terawat menjadi faktor utama penyebab robohnya rumah tersebut.

Struktur yang rapuh membuat bangunan tidak mampu bertahan, terutama jika terdapat kerusakan pada bagian atap atau fondasi.

“Bangunan tersebut sudah lama kosong. Kemungkinan karena usia bangunan yang sudah tua,” ungkap Denny.

Meski menyebabkan kerusakan material yang cukup besar, Denny kembali menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tegas Denny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *