Oars Coffee Depok, Bukti Gen Z Bisa Sukses Bisnis Kopi dengan Modal Kreativitas dan Harga Terjangkau
adainfo.id – Di tengah menjamurnya kedai kopi modern, sekelompok anak muda Generasi Z (Gen Z) menghadirkan konsep berbeda melalui Oars Coffee, sebuah usaha kopi berkonsep street coffee yang berlokasi di kawasan Taman SeCAWAN, Kota Depok.
Mengusung harga terjangkau serta suasana santai untuk nongkrong, Oars Coffee menjadi contoh bagaimana anak muda tidak hanya menjadi penikmat tren kopi, tetapi juga mampu memanfaatkan tren tersebut sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.
Pendiri sekaligus pengelola Oars Coffee, Kafi (19), mengatakan nama Oars dipilih karena terinspirasi dari salah satu karakter dalam anime populer One Piece.
Menurutnya, karakter tersebut memiliki filosofi yang sejalan dengan harapan besar yang ingin diwujudkan melalui usaha yang sedang dirintisnya bersama rekan-rekan sesama anak muda.
“Konsepnya memang terinspirasi dari One Piece. Oars itu salah satu karakter raksasa di One Piece yang paling besar. Ada filosofinya juga, kami berharap Oars Coffee bisa berkembang besar dan mampu menjadi yang terdepan,” ujar Kafi saat ditemui, Sabtu (13/06/2026) malam.
Terinspirasi One Piece, Bangun Identitas yang Dekat dengan Anak Muda
Kafi menjelaskan penggunaan identitas yang terinspirasi dari budaya populer menjadi salah satu strategi untuk membangun kedekatan dengan target pasar utama mereka, yakni kalangan anak muda.
Menurutnya, konsep yang dekat dengan keseharian generasi muda membuat sebuah merek lebih mudah dikenali dan diingat.
Selain itu, pendekatan tersebut juga menjadi pembeda di tengah banyaknya bisnis kopi yang menawarkan konsep serupa.
Di usia yang masih sangat muda, Kafi memilih terjun ke dunia usaha sebagai langkah untuk membangun pengalaman sekaligus menciptakan peluang ekonomi sejak dini.
Bersama rekan-rekannya, ia melihat bisnis kopi sebagai sektor yang memiliki prospek jangka panjang karena konsumsi kopi di masyarakat terus meningkat.
“Kenapa memilih kopi? Karena menurut kami kopi selalu dibutuhkan. Banyak orang mengonsumsi kopi untuk mendapatkan energi tambahan dari kandungan kafeinnya. Jadi menurut saya bisnis kopi akan lebih bertahan dibandingkan usaha lainnya,” katanya.
Bukan Sekadar Cari Untung, Tapi Bangun Pengalaman Bisnis
Selain faktor keuntungan, motivasi utama membangun Oars Coffee juga didorong oleh keinginan untuk memperoleh pengalaman berwirausaha sejak usia muda.
Menurut Kafi, pengalaman menjalankan bisnis akan menjadi modal penting untuk pengembangan karier maupun usaha di masa depan.
“Motivasi utamanya tentu ingin menghasilkan uang. Tapi selain itu, kami juga ingin punya pengalaman dan portofolio usaha yang nantinya bisa menjadi bekal ke depan,” ungkapnya.
Semangat kewirausahaan yang ditunjukkan Kafi menjadi gambaran semakin tingginya minat generasi muda terhadap dunia bisnis.
Banyak anak muda kini mulai berani membangun usaha sendiri dengan memanfaatkan tren yang dekat dengan kehidupan mereka.
Harga Mulai Rp10 Ribu, Andalkan Kualitas dan Konsistensi
Mengusung konsep street coffee, Oars Coffee menawarkan suasana sederhana namun nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama teman ataupun sekadar menikmati secangkir kopi pada sore hingga malam hari.
Konsep tersebut dinilai sesuai dengan karakter anak muda yang mencari tempat nongkrong santai tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, Oars Coffee menerapkan quality control secara rutin pada setiap produk yang disajikan.
Menurut Kafi, konsistensi rasa menjadi salah satu faktor terpenting dalam menjalankan bisnis kopi.
“Kelebihan kami ada di kualitas yang selalu dijaga. Setiap hari ada quality control supaya rasa dan kualitas kopi tetap konsisten. Selain itu harga yang kami tawarkan juga lebih terjangkau dibandingkan banyak kafe lainnya,” jelasnya.
Harga menu di Oars Coffee dibanderol mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per gelas.
Dengan rentang harga tersebut, produk mereka dapat dijangkau oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda.
“Kopi kami mulai dari Rp10 ribu sampai Rp25 ribu. Jadi memang kami ingin menyediakan kopi yang ramah di kantong,” katanya.
Jadi Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda
Keberadaan Oars Coffee di kawasan Taman SeCAWAN mendapat respons positif dari pengunjung yang mencari tempat bersantai dengan suasana terbuka.
Kafi mengaku jumlah pengunjung terus menunjukkan perkembangan yang cukup baik sejak usaha tersebut mulai beroperasi.
“Untuk pengunjung di sini lumayan ramai. Banyak yang datang untuk nongkrong, ngobrol, atau sekadar menikmati suasana malam sambil minum kopi,” ujarnya.
Fenomena munculnya bisnis kopi yang dikelola anak muda seperti Oars Coffee menunjukkan semakin berkembangnya semangat kewirausahaan di kalangan Gen Z.
Tidak hanya berfokus pada keuntungan, para pelaku usaha muda kini juga mulai membangun identitas merek yang unik, kreatif, dan dekat dengan budaya populer yang mereka sukai.
Melalui Oars Coffee, Kafi dan rekan-rekannya berharap dapat terus mengembangkan usaha yang telah dirintis sekaligus membuktikan bahwa usia muda bukanlah hambatan untuk memulai bisnis.
Dengan memadukan konsep kreatif, harga terjangkau, dan komitmen menjaga kualitas produk, Oars Coffee berupaya menjadi ruang berkumpul yang nyaman.
Sekaligus juga menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang dekat dengan keseharian anak muda Kota Depok.












