Halte Manggarai Ditutup Sementara, Transjakarta Siapkan Skema Layanan Alternatif
adainfo.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi mengumumkan penutupan sementara Halte Manggarai mulai Rabu (06/05/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan LRT Jakarta di kawasan Manggarai yang saat ini tengah berlangsung.
Penutupan Halte Manggarai ini menjadi langkah strategis dalam mendorong integrasi transportasi publik di Jakarta.
Kawasan Manggarai sendiri merupakan salah satu simpul transportasi penting di Jakarta yang menghubungkan berbagai moda angkutan, mulai dari kereta api hingga bus rapid transit.
Meski dilakukan penutupan, pihak Transjakarta memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan optimal melalui berbagai penyesuaian operasional di lapangan.
Sebagai pengganti halte utama, Transjakarta telah menyiapkan dua halte sementara, yakni Halte Manggarai Temporer 1 dan Halte Manggarai Temporer 2.
Kedua halte ini ditempatkan di sisi jalan untuk memudahkan akses naik dan turun penumpang selama proses pembangunan berlangsung.
Langkah ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga meskipun terjadi perubahan titik pemberhentian.
Keberadaan halte temporer menjadi solusi sementara yang diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa penyesuaian ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga aksesibilitas layanan.
“Penyesuaian ini merupakan bagian dari dukungan Transjakarta terhadap pengembangan transportasi publik terintegrasi. Kami memastikan pelanggan tetap dapat mengakses layanan melalui halte temporer yang telah disiapkan,” ujarnya dikutip, Rabu (06/05/2026).
Petugas Disiagakan Bantu Pengguna Layanan
Untuk memastikan kelancaran proses penyesuaian, Transjakarta juga menyiagakan petugas di sekitar lokasi.
Petugas ini bertugas membantu pengguna jasa menemukan titik pemberhentian baru serta memberikan informasi yang dibutuhkan.
Keberadaan petugas di lapangan dinilai penting untuk meminimalisir kebingungan masyarakat, terutama bagi penumpang yang belum terbiasa dengan perubahan lokasi halte.
“Transjakarta juga menyiagakan petugas di lapangan untuk membantu pelanggan selama masa penyesuaian berlangsung,” tambah Ayu.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna transportasi umum yang setiap hari bergantung pada layanan Transjakarta di kawasan Manggarai.
Meskipun Halte Manggarai ditutup sementara, sejumlah rute Transjakarta tetap beroperasi normal dengan penyesuaian titik pemberhentian melalui halte temporer.
Rute yang tetap berjalan antara lain koridor 4 (Pulo Gadung-Galunggung), rute 4D (Pulo Gadung-Kuningan), rute 6M (Stasiun Manggarai-Blok M), serta rute B25 (Bekasi-Dukuh Atas).
Penyesuaian ini dilakukan agar layanan tetap berjalan tanpa gangguan signifikan, khususnya bagi para pekerja dan pengguna transportasi yang melintasi kawasan tersebut setiap hari.
Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun terjadi perubahan infrastruktur di lapangan.
Dukung Integrasi Transportasi di Kawasan Manggarai
Penutupan Halte Manggarai tidak terlepas dari proyek pembangunan LRT Jakarta yang menjadi bagian dari pengembangan sistem transportasi terintegrasi di ibu kota.
Proyek ini bertujuan memperkuat konektivitas antar moda transportasi agar lebih efisien dan terjangkau.
Kawasan Manggarai selama ini dikenal sebagai titik transit utama yang menghubungkan berbagai jalur kereta api dan moda transportasi lainnya.
Dengan hadirnya LRT Jakarta di masa depan, kawasan ini diharapkan menjadi pusat integrasi transportasi yang modern.
Integrasi antara Transjakarta dan LRT diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berpindah moda transportasi tanpa harus menghadapi kendala akses yang kompleks.
Imbauan untuk Pelanggan Transjakarta
Transjakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi terbaru terkait perubahan layanan, khususnya selama masa penutupan Halte Manggarai berlangsung.
Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.
Penyesuaian ini menjadi bagian dari proses transisi menuju sistem transportasi yang lebih baik.
Dukungan dari masyarakat dinilai penting agar seluruh tahapan pembangunan dan penyesuaian layanan dapat berjalan dengan lancar.
Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, penutupan Halte Manggarai diharapkan tidak mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan.
Sekaligus juga menjadi bagian dari transformasi transportasi publik yang lebih terintegrasi di Jakarta.












