Penyewaan RC Tambang Jadi Daya Tarik Masyarakat di CFD Depok

AZL
Pengunjung mencoba permainan RC Tambang miniatur alat berat di Car Free Day (CFD), Kota Depok. (Foto: adainfo.id)

adainfo.id – Suasana Car Free Day (CFD) di Kota Depok setiap akhir pekan selalu dipenuhi berbagai aktivitas menarik.

Selain olahraga, kuliner, dan hiburan keluarga, ada satu wahana unik yang belakangan menjadi pusat perhatian pengunjung.

Bukan pertunjukan musik atau permainan modern berteknologi tinggi, melainkan arena miniatur alat berat berbasis remote control (RC) yang menghadirkan sensasi mengoperasikan kendaraan tambang layaknya di dunia nyata.

Keberadaan permainan RC Tambang Qianzi di kawasan CFD Depok sukses menarik minat masyarakat dari berbagai usia.

Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang rela mengantre untuk merasakan pengalaman mengendalikan excavator, dump truck, hingga bulldozer mini di arena tambang buatan.

RC Tambang Jadi Daya Tarik Baru di CFD Depok

Di tengah ramainya aktivitas warga yang berolahraga dan menikmati suasana CFD, arena RC Tambang terlihat dipadati pengunjung.

Sejumlah miniatur alat berat beroperasi di area yang dirancang menyerupai lokasi pertambangan lengkap dengan jalur pengangkutan material dan area pengerukan tanah.

Pengunjung diberikan kesempatan untuk mengendalikan berbagai kendaraan mini tersebut menggunakan remote control.

Sensasi mengoperasikan alat berat dalam versi mini menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan permainan lain yang biasa ditemui di ruang publik.

Banyak pengunjung yang awalnya hanya melihat dari kejauhan akhirnya tertarik untuk ikut mencoba.

Tidak sedikit pula yang mengabadikan aktivitas tersebut melalui ponsel karena bentuk dan cara kerja miniatur alat berat yang terlihat realistis.

Tak Sekadar Hiburan, Punya Nilai Edukasi

Pemilik usaha penyewaan RC Tambang Qianzi, Riky, mengatakan bahwa permainan tersebut dirancang bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki unsur edukatif bagi anak-anak.

Menurutnya, permainan berbasis teknologi kendali jarak jauh dapat membantu mengenalkan konsep robotik sekaligus melatih kemampuan motorik sejak dini.

“Ini sebenernya permainan buat kayak bantu edukasi anak juga sih. Jadi buat ngelatih motorik juga, mereka mainan robotik seperti ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (14/06/2026).

Ia menjelaskan, saat mengendalikan kendaraan mini, anak-anak dituntut untuk mengoordinasikan gerakan tangan dengan arah kendaraan yang dikendalikan.

Aktivitas tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan melalui cara yang menyenangkan.

Selain itu, konsep area tambang mini yang dibuat menyerupai kondisi lapangan kerja alat berat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran sederhana mengenai cara kerja kendaraan konstruksi dan pertambangan yang biasa digunakan dalam proyek skala besar.

Tarif Murah, Cuma Rp5 Ribu untuk 10 Menit

Salah satu alasan permainan RC Tambang begitu diminati adalah biaya sewanya yang relatif terjangkau.

Pengunjung hanya perlu membayar Rp5.000 untuk menikmati permainan selama 10 menit.

Dengan tarif tersebut, pengunjung sudah bisa mencoba berbagai miniatur alat berat yang tersedia di arena.

“Ini disewa aja sih kan, jadi enggak dijual juga. Untuk biaya sewanya itu Rp5 ribu untuk per 10 menitnya,” kata Riky.

Harga yang ramah di kantong membuat banyak keluarga memilih permainan ini sebagai salah satu aktivitas saat berkunjung ke CFD Depok.

Bahkan, antrean sering terlihat mengular terutama pada jam-jam ramai ketika jumlah pengunjung meningkat.

Bagi sebagian anak-anak, kesempatan mengendalikan excavator atau dump truck mini menjadi pengalaman yang tidak mudah ditemukan di tempat lain.

Orang Dewasa Justru Lebih Antusias

Fenomena menarik dari permainan RC Tambang adalah tingginya minat pengunjung dewasa.

Meskipun permainan ini identik dengan dunia anak-anak, banyak orang dewasa yang justru menunjukkan rasa penasaran lebih besar untuk mencoba mengoperasikan alat berat mini tersebut.

“Kalo peminatnya sih campur ya, dari yang anak-anak sampai yang sudah dewasa juga, malah kebanyakan orang dewasa yang antusiasme lebih besar buat nyoba main ini. Kebanyakan mereka bakal balik lagi ke CFD karena penasaran main RC ini,” ungkapnya.

Menurut Riky, banyak pengunjung dewasa yang awalnya hanya menemani anak bermain akhirnya ikut mencoba karena tertarik dengan cara kerja kendaraan mini yang cukup detail dan realistis.

Tak sedikit pula yang kembali datang pada minggu berikutnya karena ingin meningkatkan kemampuan mengendalikan alat berat mini atau mencoba kendaraan yang berbeda.

Jadi Agenda Rutin Keluarga Saat CFD

Popularitas RC Tambang juga terlihat dari banyaknya keluarga yang menjadikan wahana tersebut sebagai tujuan utama saat datang ke CFD Depok.

Andri, salah satu orang tua yang mendampingi anaknya bermain, mengaku hampir selalu menyempatkan diri mampir ke arena RC Tambang setiap kali menghadiri CFD.

“Setiap ke CFD, anak mintanya mainan ini. Jadi hampir setiap Minggu pas lagi CFD pasti mampir kesini buat mainan ini,” katanya.

Menurutnya, permainan tersebut memberikan manfaat yang lebih dibandingkan sekadar hiburan biasa.

Selain menyenangkan, aktivitas tersebut juga dapat membantu anak mengenal teknologi sejak usia dini.

“Ya, kan bagus juga sih permainan ini buat edukasi anak terkait teknologi. Dan juga bisa melatih motorik anak juga kan,” ujarnya.

Kehadiran permainan seperti RC Tambang dinilai mampu memberikan alternatif hiburan keluarga yang lebih interaktif dan edukatif di ruang publik.

Ramainya Pengunjung Dipengaruhi Kondisi CFD

Meski hampir selalu ramai, jumlah penyewa permainan RC Tambang ternyata sangat dipengaruhi oleh tingkat keramaian CFD setiap pekan.

Menurut Riky, faktor waktu dalam satu bulan juga berpengaruh terhadap jumlah pengunjung yang datang dan mencoba permainan tersebut.

“Antusiasnya lumayan ya, tapi tanggal juga berpengaruh ternyata. Jadi kalau tanggal-tanggal muda itu banyak biasanya yang main. Cuma kalau tanggal tua kan yang jalan juga sepi kan yang ikut CFD,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bagaimana aktivitas ekonomi kreatif di ruang publik sangat bergantung pada jumlah pengunjung yang hadir.

Meski demikian, RC Tambang tetap menjadi salah satu wahana yang konsisten menarik perhatian masyarakat setiap akhir pekan.

Kehadirannya menunjukkan bahwa ruang publik seperti CFD tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga mampu menghadirkan peluang usaha kreatif yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan teknologi dalam satu konsep yang menarik bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *