Tiga Pria Bawa Sajam Diamankan di Depok, Diduga Hendak Beraksi Saat Subuh

ARY
Petugas Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok mengamankan tiga pria yang membawa sajam saat dini hari. (Foto: Humas Polres)

adainfo.id – Upaya pencegahan aksi kriminalitas di Kota Depok kembali membuahkan hasil. Tiga pria yang diduga hendak melakukan tindak kejahatan berhasil diamankan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok saat melaksanakan patroli rutin pada dini hari.

Ketiga pria tersebut diamankan setelah petugas mencurigai gerak-gerik mereka saat berpatroli pada Sabtu (06/06/2026) sekitar waktu rawan kejahatan.

Dari tangan mereka, petugas menemukan dua senjata tajam (Sajam) yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi kriminal.

Saat ini ketiga pria tersebut telah diserahkan kepada Polsek Cimanggis guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pendalaman terkait tujuan mereka membawa sajam di ruang publik.

Berawal dari Informasi Warga

Pimpinan Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok, Ipda IK Suwinta, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari patroli yang dilakukan berdasarkan laporan masyarakat mengenai potensi gangguan keamanan pada jam-jam tertentu.

Menurutnya, saat patroli berlangsung, petugas menemukan sekelompok orang yang menunjukkan perilaku mencurigakan.

Ketika mengetahui keberadaan petugas, mereka justru berusaha menghindar dengan memutar arah kendaraan.

“Kami bersama-sama dengan mereka, kemudian mereka putar balik, kita langsung lakukan pengejaran. Saat pengejaran mereka membuang senjata tajam,” ungkap Suwinta dalam keterangannya dikutip, Minggu (07/06/2026).

Respons cepat petugas membuat ketiga pria tersebut tidak sempat melarikan diri lebih jauh.

Setelah berhasil dihentikan dan diamankan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku beserta barang bawaan mereka.

Dua Senjata Tajam Ditemukan Saat Penggeledahan

Dalam proses pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan dua senjata tajam yang diduga sengaja dibawa oleh para pria tersebut.

Temuan itu semakin menguatkan kecurigaan polisi bahwa keberadaan mereka pada dini hari bukan tanpa tujuan.

Senjata tajam yang ditemukan kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah kami amankan, kita periksa, ternyata ada 2 senjata tajam yang juga diduga akan digunakan untuk melakukan kejahatan,” jelas Suwinta.

Keberadaan senjata tajam di tengah aktivitas patroli malam menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Pasalnya, keberadaan benda berbahaya tersebut berpotensi digunakan untuk melakukan aksi kriminal yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Patroli Diperketat pada Jam Rawan Kejahatan

Suwinta menegaskan bahwa patroli Perintis Presisi terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap laporan warga yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan pada dini hari.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, terdapat indikasi sejumlah pelaku kejahatan kerap memanfaatkan waktu menjelang subuh untuk mencari sasaran.

“Karena, informasinya kalau jam 03.00 banyak orang-orang atau pelaku yang akan mengincar masyarakat,” beber Suwinta.

Informasi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk memperkuat patroli preventif di sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk jalur-jalur yang biasa dilalui masyarakat pada waktu dini hari.

Patroli Perintis Presisi selama ini menjadi salah satu strategi Polres Metro Depok dalam menekan angka kriminalitas jalanan, tawuran, hingga aksi kejahatan yang melibatkan senjata tajam.

Polsek Cimanggis Lakukan Pendalaman

Sementara itu, Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono membenarkan bahwa pihaknya menerima penyerahan tiga pria yang diamankan oleh Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok.

Menurut Jupriono, ketiganya diamankan setelah menunjukkan perilaku mencurigakan ketika bertemu petugas patroli.

Sikap mereka yang berusaha menghindar justru memunculkan kecurigaan aparat hingga dilakukan pengejaran.

“Iya, ada penyerahan dari Perintis. Awalnya petugas sedang patroli ada 3 orang yang putar balik karena curiga, diamankan dan diserahkan ke Polsek Cimanggis,” tutur Jupriono.

Polsek Cimanggis saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pria tersebut untuk memastikan latar belakang serta tujuan mereka membawa senjata tajam.

Selain meminta keterangan dari para terduga pelaku, penyidik juga melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang diamankan di lokasi.

Polisi Selidiki Alasan Membawa Pisau Dapur

Dalam pemeriksaan awal, polisi mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang dibawa oleh para pria tersebut.

Namun hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan motif mereka karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Pihak kepolisian membuka kemungkinan bahwa senjata tajam tersebut berkaitan dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Meski demikian, seluruh keterangan masih harus diverifikasi melalui pemeriksaan lanjutan.

“Ada pisau dapur. Masih kami lakukan pemeriksaan apakah ada hubungan dengan pekerjaan sehari-hari atau tidak,” terang Jupriono.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terkait kepemilikan dan penggunaan senjata tajam tersebut.

Kasus tiga pria bawa sajam diamankan di Depok ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran patroli rutin dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat keamanan.

Sinergi antara warga dan kepolisian dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam mencegah terjadinya aksi kriminal sebelum menimbulkan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *