Mencari Bola, Seorang Anak di Depok Terperosok ke Sumur Sedalam 12 Meter
adainfo.id – Seorang anak berusia 10 tahun terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 12 meter di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.
Beruntung, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Depok setelah sempat terjebak di dasar sumur.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jati Raya RT 03 RW 08, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, pada Minggu (01/06/2026).
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, menjelaskan insiden bermula ketika korban sedang mencari bola di sekitar lokasi kejadian.
Saat itu, korban tidak menyadari kondisi penutup sumur yang hanya menggunakan lembaran asbes sehingga tidak mampu menahan beban tubuhnya.
“Jadi kronologinya yang bersangkutan sedang mencari bola, namun terperosok karena sumur tersebut hanya ditutup oleh asbes, sehingga dia terjatuh ke kedalaman sekitar 12 meter,” kata Tesy saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6/2026).
Kejadian tersebut sontak membuat keluarga korban panik. Orang tua korban khawatir kondisi di dalam sumur mengandung gas atau zat beracun yang dapat membahayakan keselamatan anak mereka.
“Kejadian ini memang membuat orang tua korban sangat panik karena mereka khawatir ada zat beracun di dalam sumur tersebut,” ujarnya.
Enam Personel Damkar Diterjunkan
Menerima laporan kejadian, petugas Damkar Depok langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Sebanyak enam personel diterjunkan guna melakukan asesmen sekaligus menyiapkan proses evakuasi dari dasar sumur.
Menurut Tesy, proses penyelamatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Korban tetap dalam kondisi sadar dan mampu mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.
“Tidak ada kendala selama evakuasi karena yang bersangkutan sangat kooperatif,” ungkapnya.
Petugas menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.38 WIB dan berhasil mengangkat korban dari dalam sumur pada pukul 10.00 WIB.
Dengan demikian, proses evakuasi berlangsung kurang dari setengah jam sejak laporan diterima.
“Jadi proses evakuasinya berlangsung dengan cepat,” jelas Tesy.
Korban Alami Luka di Kepala
Setelah berhasil dievakuasi, petugas menemukan adanya luka pada bagian kepala korban akibat insiden tersebut.
Meski mengalami cedera, kondisi korban secara umum dinyatakan stabil dan tidak mengalami gangguan serius selama berada di dalam sumur.
“Kondisi anak memang baik-baik saja, namun setelah diangkat atau dievakuasi baru terlihat ada luka di kepalanya,” paparnya.
Korban kemudian langsung dibawa oleh keluarganya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Tesy memastikan kondisi anak tersebut saat ini telah aman dan stabil setelah menjalani penanganan.
“Kondisi yang bersangkutan saat ini sudah stabil,” tutupnya.
Jadi Pengingat Keselamatan Lingkungan
Peristiwa anak jatuh ke sumur ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan lingkungan sekitar rumah.
Sumur maupun lubang sejenis seharusnya dilengkapi penutup yang kuat, permanen, dan aman.
Hal tersebut supaya tidak membahayakan warga, khususnya anak-anak yang sering bermain di area permukiman.
Pemeriksaan rutin terhadap kondisi penutup sumur juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang dan mengurangi risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.












