Toko Helm di Depok Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
adainfo.id – Kebakaran melanda sebuah toko helm di kawasan Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (02/06/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah aset di dalam bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Depok.
Kebakaran pertama kali dilaporkan kepada petugas Damkar sekitar pukul 03.50 WIB.
Tak lama setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 03.55 WIB.
Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api diketahui sudah membesar.
Proses penanganan sempat terkendala karena pintu rolling door ruko dalam kondisi terkunci sehingga menyulitkan akses pemadaman.
Petugas Damkar bersama warga kemudian berupaya membuka rolling door agar proses pemadaman dapat segera dilakukan dan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Singkat
Setelah berhasil membuka akses masuk ke dalam bangunan, petugas langsung melakukan penyemprotan air ke titik api.
Berkat respons cepat petugas, kobaran api dapat dikendalikan dalam waktu relatif singkat.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Damkar Depok, Tessy Haryati, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran beserta 15 personel untuk menangani peristiwa tersebut.
Menurut Tessy, informasi awal mengenai kebakaran diperoleh dari seorang pengemudi ojek online yang melintas di sekitar lokasi dan melihat adanya kobaran api dari dalam toko.
“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa atau luka-luka,” ucap Tessy.
Petugas terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Sejumlah aset yang berada di dalam toko dilaporkan hangus terbakar akibat kobaran api.
Berdasarkan pendataan sementara, nilai aset yang terbakar diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Sementara itu, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah barang dan aset lain dengan nilai taksiran sekitar Rp150 juta sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
“Kebakaran sudah padam pukul 04.45 WIB,” paparnya.
Setelah memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan tidak terdapat potensi api menyala kembali, seluruh personel Damkar yang bertugas kembali ke markas.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Petugas masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api yang menghanguskan toko helm tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha yang menyimpan berbagai barang mudah terbakar.
Selain memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, pemilik usaha juga diimbau menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem keamanan bangunan guna meminimalkan risiko kebakaran.
Respons cepat petugas Damkar Depok dalam menangani kejadian tersebut berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di kawasan Jalan Kartini.












